Komunitas

Sensasi Mudik Bersepeda Komunitas B2W

"Sebelumnya tidak pernah terbayangkan mudik ke Wonogiri dengan bersepeda. Ini sebuah tantangan dan tentunya akan menjadi pengalaman baru," kata Yugo

Sensasi Mudik Bersepeda Komunitas B2W
Warta Kota/Feryanto Hadi
Anggota Bike To Work Indonesia (B2W) siap berangkat dari pelataran depan Pasar Santa, Jakarta Selatan menuju ke berbagai kota di Pulau Jawa untuk mudik bersepeda. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Penasaran bercampur optimistis, itulah yang dirasakan Yugo (32). Jumat (1/7) sore, ia dan puluhan anggota Bike To Work Indonesia (B2W) berangkat dari pelataran depan Pasar Santa, Jakarta Selatan menuju ke berbagai kota di Pulau Jawa.

Mudik dengan sepeda, adalah pengalaman pertama bagi Yugo. Ia akan menempuh perjalanan ke kota asalnya, Wonogiri, Jawa Tengah. Bagi Yugo, perjalanan ini akan menjadi bagian penting kisah hidupnya.

"Sebelumnya tidak pernah terbayangkan mudik ke Wonogiri dengan bersepeda. Ini sebuah tantangan dan tentunya akan menjadi pengalaman baru," kata Yugo kepada Warta Kota sebelum pemberangkatan.

Istri dan anak Yugo sudah lebih dulu pulang beberapa hari ssbelumnya, menggunakan angkutan bus. "Istri saya sebelumnya meyakinkan, apakah benar saya akan naik sepeda sampai ke Wonogiri. Tapi akhirnya karena mereka tahu saya memang suka bersepeda, meskipun selama ini hanya di seputaran Jakarta saja."

Yudo memprediksi, ia akan sampai di Wonogiri dalam empat hari perjalanan.

Sementara, bagi Eko (41), mudik bersepeda kali ini bukan hal baru. Sejak lima tahun terakhir, ia pulang ke kampung halamannya di Tegal selalu menggunakan sepeda. Bedanya, kali ini ia akan bersepeda bersama istri tercintanya, Noni Stefani (36).

"Istri saya memutuskan ikut pulang sepeda tahun ini. Rasanya ya senang, karena bisa bersama dia selama perjalanan."

Tahun-tahun sebelumnya, Eko memang melarang istrinya turut bersepeda di moment mudik lebaran. Alasannya, jalanan yang macet bisa membahayakan sekaligus makin melelahkan.

"Tahun-tahun kemarin kan selalu macet. Bahkan saya sering menuntun sepeda karena jalanan padat sekali. Tahun ini mudah-mudahan sudah tidak macet dan perjalanan lancar," imbuh Eko.

Eko membawa dua tas berukuran sedang yang dipacking rapi di bagian belakang sepedanya. Tak lupa, sebuah tas berisi perbekalan sepeda seperti ban serep, kunci-kunci, ia bawa.

Halaman
12
Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved