WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Kereta Cepat

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Libatkan BPPT

Proyek Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung menggandeng Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Libatkan BPPT
Acep Nazmudin
Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Hanggoro Budi Wiryawan 

WARTA KOTA, SETIABUDI -- Proyek Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung menggandeng Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk melakukan pengkajian sertifikasi sistem sarana dan prasarana kerta cepat yang disebut berteknologi tinggi.

Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Hanggoro Budi Wiryawan mengatakan BPPT dilibatkan sesuai dengan peraturan presiden (Perpres) dimana penerapan teknologi di dalam negeri harus melalui sertifikasi dari BPPT.

"Keterlibatan BPPT akan dirumuskan dalam perjanjian kerja sama agar program alih teknologi lebih terencana dan sistematis sehingga diharapkan dapat mempercepat serta memperluas penggunaan teknologi kereta cepat tanah air," kata Hanggoro di Kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (30/6/2016).

Menurut Hanggoro kereta cepat Jakarta-Bandung ini perlu menggandeng BPPT lantaran sarat dengan teknologi canggih.

"Mulai dari konstruksi sipil, infrastruktur kereta cepat, teknologi elektrik, sistem komunikasi, hingga teknologi keselamatan," kata dia.

Secara spesifik BPPT nantinya akan berhubungan dengan Direktorat Pusat Teknologi Sistem dan Prasarana Transportasi (PTSPT) BPPT.

"BPPT akan mendampingi KCIC bersama kementerian terkait supaya alih teknologi berjalan lancar dan secepatnya," kata Direktur PTSPT BPPT Rizqon Fajar ditemui di tempat yang sama.

Sebelumnya dalam rangka alih teknologi, kata Hanggoro, KCIC telah melakukan serangkaian pelatihan teknis SDM terkait pengelolaan kereta cepat.

"Pada Maret lalu dikirim teman-teman tim teknis sebanyak 20 orang, kemudian Mei kemarin dilakukan pelatihan tahap kedua dari Kemenhub 19 orang," kata dia.

Dengan adanya pelatihan ini, tambah Hanggoro, tim pembangunan proyek ini lebih memahami mengenai teknologi kereta cepat yang memang benar-benar baru diterapkan di Indonesia.

Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung direncanakan akan beroperasi pada 2019 mendatang, dengan panjang jalur 142,3 km kereta ini dirancang untuk melesat secepat 350 km/jam.(Acep Nazmudin)

Ket foto : Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Hanggoro Budi Wiryawan, Kamis (30/6/2016).

Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help