Razia PSK

20 PSK Koljem dan Rawa Malang Cilincing Terjaring Razia Polisi

Di Bulan Suci Ramadhan, Polsek Cilincing secara mendadak menggelar pemantauan dan penindakan, atau razia tempat hiburan malam di Kawasan Cilincing,

20 PSK Koljem dan Rawa Malang Cilincing Terjaring Razia Polisi
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Sejumlah pekerja seks komersial (PSK), hingga sekelas mami terjaring di Kawasan Kolong Jembatan (Koljem) Cilincing RT 07/08 Kelurahan Cilincing, dan Kawasan Rawa Malang, pada Rabu (22/6), sekitar pukul 23.15 WIB. 

WARTA KOTA, CILINCING -- Di Bulan Suci Ramadhan, Polsek Cilincing secara mendadak menggelar pemantauan dan penindakan, atau razia tempat hiburan malam di Kawasan Cilincing, Jakarta Utara.

Alhasil, sebanyak 20 pekerja seks komersial (PSK), hingga sekelas mami terjaring di Kawasan Kolong Jembatan (Koljem) Cilincing RT 07/08 Kelurahan Cilincing, dan Kawasan Rawa Malang, pada Rabu (22/6), sekitar pukul 23.15 WIB.

"Ada 11 PSK Koljem, dan 9 di Rawa Malang. Razia ini bertujuan untuk memberikan rasa kenyamanan masyarakat, khususnya umat muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa di Bulan Suci Ramadhan," kata AKP Andry Soeharto selaku Kanit Reskrim Polsek Cilincing kepada Warta Kota, Kamis (23/6).

Dijelaskan Andry, razia ini pun merupakan tindak lanjut perintah Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Daniel Bolly Tifaona, tentang pelaksanaan operasi penyakit masyarakat (Pekat) 2016, dengan sasaran salah satunya yakni tempat hiburan malam.

Dalam razia itu pun, lanjut Andry, telah mengerahkan sebanyak 15 personel yang langsung dipimpin Kapolsek Metro Cilincing, Kompol M Supriyanto.

"Kami tetap melakukan pemantauan dan penindakan dalam pelaksanaan operasi pekat 2016 dan menyasar tempat hiburan malam di wilayah hukum Cilincing. Selain itu, para wanita penghibur tersebut akan dilakukan pendataan dan penanganan lebih lanjut, yakni dikirim ke pihak Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Kota Administrasi Jakarta Utara," tutup Andry. (BAS)

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help