Ini Penyebab Ekspedisi Sepi Pelanggan Lebaran Tahun Ini

Pengguna jasa ekspedisi dirasa menurun pada Lebaran tahun ini karena banyaknya program mudik gratis dari perusahaan swasta maupun pemerintah.

Ini Penyebab Ekspedisi Sepi Pelanggan Lebaran Tahun Ini
Warta Kota/Dwi Rizki
Sejumlah pekerja jasa pengiriman barang atau ekspedisi di kawasan Senen, Jakarta Pusat, terlihat duduk-duduk di atas sepeda motor yang akan dikirim pada Senin (20/6). 

WARTA KOTA, GAMBIR-Sepinya pemesanan pengiriman barang, khususnya sepeda motor jelang musim mudik Lebaran yang dirasakan sejumlah jasa ekspedisi di wilayah Jakarta Pusat pada tahun 2016 bukan tanpa sebab. Hal tersebut dikarenakan maraknya program mudik gratis yang dilakukan swasta maupun pemerintah, terlebih program angkutan mudik gratis dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Alasan tersebut diungkapkan oleh Senior Manager Corporate Communications PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta, Bambang Setiyo Prayitno. Disampaikannya, serupa dengan Lebaran tahun sebelumnya, pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan RI kembali menyelenggarakan angkutan sepeda motor gratis pada tahun ini.

Menurutnya, sebagian besar warga Ibukota yang sebelumnya mudik menggunakan angkutan umum dan mengirimkan sepeda motor melalui jasa ekspedisi swasta kini beralih kepada program tersebut.

"Keputusan masyarakat tersebut memang logis, pertama karena layanan itu gratis, alasan lainnya juga karena sepeda motor kini bisa dikirimkan dari Jakarta hingga Surabaya," ungkapnya kepada Warta Kota pada Senin (20/6/2016).

Apalagi, tambahnya, jumlah angkutan gratis tersebut kini ditambah jumlahnya dibandingkan tahun kemarin, yakni dari semula sebanyak 6.000 unit sepeda motor dinaikkan menjadi sebanyak 15.834 pada musim mudik Lebaran tahun ini.

"Jumlah angkutan itu akan dibagi 13 hari musim mudik, mulai dari H1-8 sampai dengan H1-3 dan H2+3 sampai dengan H2+9 dengan kapasitas angkut perhari 1.218 unit tujuan KA Surabaya Pasarturi, Kutoarjo dan Kediri," tutupnya.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved