Dirjen Bea Cukai Musnahkan Ribuan Botol Miras

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melakukan pemusnahan terhadap ribuan botol minuman keras ilegal, Senin (20/6).

Dirjen Bea Cukai Musnahkan Ribuan Botol Miras
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melakukan pemusnahan terhadap ribuan botol minuman keras ilegal, Senin (20/6) di halaman kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Jakarta Timur. 

WARTA KOTA, PULOGADUNG -- Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melakukan pemusnahan terhadap ribuan botol minuman keras ilegal, Senin (20/6).

Selain itu, barang bukti lainnya seperti handphone ilegal, obat-obatan palsu dan pita cukai palsu juga tidak diluput untuk dimusnahkan di halaman kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Jakarta Timur.

"Barang-barang yang dimusnahkan ini merupakan hasil sitaan Dirjen Bea dan Cukai DKI Jakarta yang dikumpulkan selama lima bulan terakhir. Minuman tersebut disita karena tidak memenuhi syarat serta tidak memiliki izin," kata Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi.

Selain itu Heru menjelaskan pihaknya juga berhasil menggerebek satu pabrik pembuatan miras ilegal dan menyita 50 ribu botol minuman tidak resmi.

"Tindakan itu juga semata-mata karena mereka mencampur ethyl alkohol dan perasa saja sehingga tidak memperhatikan kadar dan kualitasnya," sambungnya.

Menurut Heru, dari barang-barang tersebut, total barang bukti yang dimusnahkan senilai Rp 46.155.788.800. Selain itu, juga telah diamankan tujuh orang tersangka.

"Kita terus melakukan penindakan karena ini sangat penting untuk memastikan masuknya barang-barang ilegal tidak lagi terjadi," jelasnya.

Heru mengungkapkan para pelaku penyelundupan kebanyakan melakukan aksinya melalui jalur laut. Mereka memanfaatkan pelabuhan tikus yang tidak terpantau oleh petugas.

"Lima bulan terakhir ini, kita sudah menangkap enam kontainer. Kemarin juga di Belawan ada tiga kontainer yang sudah diamankan," jelasnya

Adapun dalam kesempatan tersebut barang bukti yang dimusnahkan berupa MMEA (Minuman Mengandung Metyl Alkohol sebanyak 37.071 botol, pita cukai MMEA impor palsu 510.600 keping, barang larangan dan pembatasan kiriman pos 1.370 paket, tembakau 15.800.000 batang dan handphone illegal 5.015 unit. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help