Komunitas

Persaudaraan 108 Resmikan Wadah untuk Sosial dan Keagamaan

Persaudaraan 108 baru saja meresmikan sebuah wadah dengan sebutan Yayasan Che Lek Tian (YCLT).

Persaudaraan 108 Resmikan Wadah untuk Sosial dan Keagamaan
Warta Kota/Ign Agung Nugroho
Ketua Persaudaraan 108 Master Kim Po bersama anggotanya saat peresmian sekretariat Yayasan Che Lek Tian (YCLT) di Sedayu Square, Jalan Outer Ringroad Luar, Cengkareng, Jakarta Barat akhir pekan lalu. 

WARTA KOTA, CENGKARENG -- Persaudaraan 108 baru saja meresmikan sebuah wadah dengan sebutan Yayasan Che Lek Tian (YCLT).

Yayasan tersebut bergerak di bidang sosial dan keagamaan.

Ketua Persaudaraan 108, dan juga Pembina YCLT, Master Kim Po mengatakan, Persaudaraan 108 yang digagasnya menjadi dasar mereka membentuk YCLT.

"Saya mencari 108 orang untuk mengikat dalam sebuah persaudaraan. Dari persaudaran ini, kita mau ada satu kekompakan satu suara, visi misi yang sama, dan kita punya tujuan hati mulia," kata Master Kim Po saat peresmian sekretariat YCLT di Sedayu Square, Jalan Outer Ringroad Luar, Cengkareng, Jakarta Barat akhir pekan lalu.

Pria yang juga dikenal sebagai ahli feng shui itu menjelaskan, kata Che Lek Tian yang menjadi nama yayasan, bisa diartikan atau dimaknai sebagai sebuah rumah ibadah besar dan megah.

"Nama Che Lek Tian tidak cuma muncul dan dipilih menjadi nama yayasan. Tapi, juga menjadi gambaran umum dari visi dan misi yayasan," katanya.

Sementara, Ketua YCLT, Halim Chandra menambahkan, saat ini YCLT telah mencanangkan satu program jangka panjang, yakni membangun vihara dan rumah abu di wilayah Sentul Bogor.

Khusus untuk rumah abu terang Halim, jika sudah terbangun nanti, seluruh fungsinya akan dipersiapkan ke bidang sosial.

"Salah satu contohnya, memberikan tempat penyimpanan abu jenazah secara gratis kepada umat dan masyarakat yang membutuhkan," katanya.

Sedangkan untuk program jangka menengah, YCLT akan melakukan bakti sosial secara reguler ke berbagai panti asuhan dan panti jompo.

Untuk jangka pendeknya lanjut Halim, mereka akan melakukan ceramah umum tentang dharma secara konsisten kepada umat setiap tanggal 1 dan 15 (ce it, cap go) dalam penanggalan penanggalan Imlek.

"Dari persaudaraan ini, dengan semangat cinta kasih kita bersama bekerjasama untuk kebaikan. Bukan hanya untuk yang hidup saja, untuk mereka yang sudah meninggal kita juga harus peduli," kata Halim.

Terkait jangkauan aksi sosial dari YCLT, menurut Master Kim Po untuk saat ini menyasar wilayah Jabodetabek.

"Untuk jangkauannya kita lihat dana yang terkumpul dulu. Kalau dana kita besar, kemana saja kita boleh. Tidak hanya Jabodetabek saja. Untuk saat ini, memang skala prioritas dulu di Jabodetabek," katanya. (ign)

Penulis: Ign Agung Nugroho
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved