Terminal 3 Ultimate Klaim Telah Lengkapi Kelistrikan dan Siap Operasi

PT Angkasa Pura II mengklaim telah memperbaiki sistem kelistrikan di Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta

Terminal 3 Ultimate Klaim Telah Lengkapi Kelistrikan dan Siap Operasi
Warta Kota/Banu Adikara
Pembangunan Terminal 3 (T3) Ultimate Bandara Soekarno Hatta sudah nyaris rampung. 

WARTA KOTA, TANGERANG - PT Angkasa Pura II mengklaim telah memperbaiki sistem kelistrikan di Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta setelah dinyatakan belum layak beroperasi oleh Kementerian Perhubungan.

Untuk diketahui, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan beberapa hari lalu menyatakan bahwa Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta belum bisa beroperasi pada tanggal 20 Juni sebagaimana yang ditargetkan.

Salah satu alasannya adalah sistem kelistrikan terminal yang dinilai belum cukup karena tidak memiliki genset untuk back up.

"Lewat perbaikan yang dilakukan berdasarkan hasil evaluasi, sistem pendukung atau back up kelistrikan Terminal 3 Ultimate yang ditopang oleh 4 unit genset sudah mampu mendistribusikan aliran listrik hingga menjangkau peralatan-peralatan di terminal, " ujar Director of Operations & Engineering PT Angkasa Pura II Djoko Murjatmodjo pada Sabtu (18/6).

Djoko mengatakan, dengan perbaikan yang telah dilakukan, dipastikan operasional peralatan bisa berfungsi dengan baik.

"Konter check-in, baggage claim,security check point seperti x-ray dan metal detector, serta escalator, elevator dan sebagainya dapat tetap berfungsi dengan baik meskipun terjadi gangguan pada jaringan listrik utama, " katanya.

Djoko juga mengatakan bahwa pihaknya sudah mengirimkan permintaan resmi kepada Kementerian Perhubungan untuk melakukan verifikasi pada tanggal 20 Juni 2016 khususnya terkait sistem pendukung kelistrikan.

"Kami juga meminta pihak regulator agar dilakukan verifikasi terhadap tower portable yang telah ditempatkan di area Terminal 3 Ultimate sejak 16 Juni 2016 kemarin, " kata Djoko.

Untuk diketahui, tower portable adalah menara pemantau yang digerakkan dengan mobil untuk memantau pergerakan pesawat di titik yang tidak terpantau menara pemantau utama.

"Tower portable ini nantinya difungsikan guna mendukung tower utama di Bandara Internasional Soekarno Hatta dalam memantau pergerakan pesawat dan lainnya di apron Terminal 3 Ultimate," kata Djoko.

Penulis: Banu Adikara
Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help