Polisi Tembak Dua Begal Motor

Empat kawanan begal motor yang kerap beraksi di kawasan Cimanggis dan Tapos, Depok dibekuk aparat Reskrim Polresta Depok di dua tempat berbeda, Selasa

Polisi Tembak Dua Begal Motor
Warta Kota
Ilustrasi 

WARTA KOTA, DEPOK - Empat kawanan begal motor yang kerap beraksi di Jalan Margonda, Jalan Juanda, kawasan Cimanggis dan Tapos, Depok, dibekuk aparat Reskrim Polresta Depok dari dua tempat berbeda yakni dari rumah kos di Cimanggis dan dari tempat persembunyian mereka di kawasan Gunung Putri, Bogor, Selasa (14/6/2016) dini hari.

Mereka adalah Sopyan (25), Hadi (30), Qodri (22) dan Apriyanto (32). Dua di antara mereka yakni Sopyan dan Hadi yang dibekuk di Kawasan Gunung Putri, Bogor, terpaksa ditembak polisi di betis kakinya karena sempat mencoba kabur.

Sebelumnya petugas membekuk Qodri dan Apriyanto di salah satu rumah kos di Cimanggis, Depok.

Dari tangan mereka, disita sejumlah barang bukti berupa senjata tajam, kunci letter T, kartu ATM dan beberapa lembar kertas bertuliskan huruf arab yang diyakini mereka sebagai jimat.

Kapolresta Depok, Ajun Komisaris Besar Harry Kurniawan mengungkapkan, dua dari empat pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena mencoba kabur dan melawan petugas saat dibekuk di Gunung Putri, Bogor.

"Dua orang terpaksa kami lumpuhkan dengan tembakan di kaki mereka karena mencoba kabur dan melawan petugas," kata Harry di Mapolresta Depok, Selasa (14/6/2016).

Ia menjelaskan, ke empat orang ini adalah satu kelompok dan mereka berasal dari Lampung.

"Mereka tak segan-segan melukai korbannya saat beraksi," kata Harry.

Modus kawanan ini kata Harry adalah memepet para korbannya yang mengendarai sepeda motor.

"Barang berharga korban maupun motor korban jadi sasaran pelaku," katanya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Depok, Komisaris Teguh Nugroho menuturkan, pihaknya masih mendalami dugaan bahwa kawanan inilah yang melakukan aksi begal terhadap seorang pengemudi ojek online Go-Jek, Latif Anwar (26) alias Awang, di Leuwinanggung, Tapos, Depok, Minggu (29/5/2016) siang lalu.

Saat itu pelaku menusuk perut Latif dan berhasil menggasak uang Rp 30 Juta yang dibawa Latif dan hendak digunakan untuk lamaran.

"Kami masih dalami, namun memang diduga kuat merekalah pelaku begal atas pengemudi Gojek itu," katanya.

Yang pasti kata Teguh, para pelaku mengaku sudah beberapa kali beraksi di Jalan Margonda, Jalan Juanda, serta di Jalan Leuwinanggung, Tapos, Depok.

Mereka katanya akan dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang ancaman hukumannya diatas 5 tahun penjara.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved