Pembangunan Restoran Ayam Goreng di Petukangan Utara Dibongkar Petugas

Bangunan belakang restoran itu dibongkar lantaran melanggar jarak bebas belakang dalam Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Pembangunan Restoran Ayam Goreng di Petukangan Utara Dibongkar Petugas
Warta Kota/Bintang Pradewo
Bangunan restoran ayam goreng di Petukangan Utara yang dibongkar petugas, Senin (6/6). 

WARTA KOTA, PESANGGRAHAN - Pembangunan sebuah restoran Richchess ayam goreng di Jalan Ciledug Raya RT 10/02, Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (6/6) pagi dibongkar Suku Dinas Penataan Kota Jakarta Selatan.

Bangunan belakang restoran itu dibongkar lantaran melanggar jarak bebas belakang dalam Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Belasan Satgas dari Sudin Penataan Kota Jakarta Selatan membongkar secara manual bangunan di bagian belakang.

Dari atap sampai tembonk-tembok. Para pekerja tampak hanya melihat proses pembongkaran yang dilakukan oleh para petugas. Karena pemilik sedang tidak ada di lokasi pembongkaran.

Kepala Seksi Penertiban Suku Dinas Penataan Kota Jakarta Selatan, Bonar Ambarita telah memasang plang segel berwarna merah di bangunan tersebut.

Bangunan yang dibongkar strukturnya adalah di bagian belakang dengan luas panjang 8 meter dengan lebar 3 meter.

"Yang dibongkar adalah jarak bebas belakang karena tidak sesuai dengan IMB yang diterbitkan," kata Bonar, Senin (6/6).

Menurutnya sesuai IMB, tidak ada bangunan di bagian belakang. Sehingga, pemilik dilarang membangun di bagian belakang. "Pembangunan sudah beberapa bulan lalu. Rencananya mau dibangun restoran Richchess ayam goreng. Tapi belum buka," ucapnya.

Saat ini, pihak Suku Dinas Penataan Kota Jakarta Selatan tengah giat membongkar bangunan-bangunan yang membandel.

Selain restoran, rumah-rumah yang tidak memiliki IMB seperti di daerah Jagakarsa jugab ikut ditertibkan.

"Untuk 31 rumah di Jagakarsa juga kami tertibkan. Setidaknya 18 bangunan sudah kita bongkar. Namun, memang peruntukannya boleh untuk mendirikan rumah. Namun, belum mengurus izin," kata Kepala Suku Dinas Penataan Kota Jakarta Selatan, Syukria.

Dia menjelaskan daerah Jagakarsa memang peruntukannya banyak untuk hunian. Sehingga, masyarakat diwajibkan mengurus izin mendirikan bangunan sebelum proses pembangunan.

"Salahnya adalah membangun tanpa mengantongi IMB. Masyarakat silahkan mengurus izin di PTSP," tutur dia.(bin)

Penulis: Bintang Pradewo
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved