Sistem Satu Arah Diberlakukan di Jalan Tanjung Barat Lama ke Pasar Minggu

Sistem satu arah akan diberlakukan di Jalan Tanjung Barat Lama ke arah Pasar Minggu.

Sistem Satu Arah Diberlakukan di Jalan Tanjung Barat Lama ke Pasar Minggu
Tribunnews.com
ILUSTRASI - Sistem satu arah. 

WARTA KOTA, JAGAKARSA --

Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Selatan akan melakukan uji coba Sistem Satu Arah (SSA) di Jalan Tanjung Barat Lama, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Selasa (31/5). Uji coba itu akan dilakukan selama satu minggu pada pukul 06.00 sampai 10.00.
Kepala Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Selatan, Christianto menuturkan uji coba itu SSA itu dilakukan untuk memperlancar arus lalu lintas dari Lenteng Agung ke Pasar Rebo, Jakarta Timur. Karena arus lalu lintasnya agak tersendat karena terhalang aruys lalu lintas di Jalan Tanjung Barat Lama.
"Uji coba ini dilakukan selama satu minggu dan dilaksanakan pada pagi hari," kata Christianto saat dihubungi di Jagakarasa, Jakarta Selatan, Jumat (27/5).
Menurutnya, arus lalu lintas dua arah yang berada di Tanjung Barat Lama bisa menyebabkan kemacetan. Sehingga, dibaut sistem satu arah ke arah Jalan Raya Pasar Minggu. "Sehingga, kapasitasnya bertambah. Hal yang akan dilakukan pemasangan rambu dan penempatan petugas Sudinhub Jakarta Selatan dan kepolisian Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan," tuturnya.
Dia menjelaskan para pengendara yang terkena dampak SSA di Jalan Tanjung Barat Lama itu bisa melintasi jalur alternatif yaitu Jalan Nangka atau Jalan Sejajar Rel. Namun, memang pengendara harus memutar lebih jauh.
Pantauan Warta Kota di lapangan, arus lalu lintas dari arah Pasar Rebo menuju Pasar Minggu tetap melaju seperti biasanya, yakni melalui Jalan TB Simatupang dan saat sampai di fly over Jagakarsa, samping Universitas Tamajagakarsa memutar balik lalu ke Jalan Tanjung Barat Lama.
Sedang arus lalu lintas dari arah Pasar Minggu ke Pasar Rebo tak lagi dapat menuju Jalan Tanjung Barat Lama lantaran jalan tersebut diberlakukan sistem satu arah. Artinya, pengendara dari arah Pasar Minggu yang berjalan ke arah Lenteng Agung, saat bertemu jalan cabang antara Jalan Tanjung Barat dengan Jalan di sisi kirinya, yakni Jalan Tanjung Barat Lama itu, pengendara dilarang mengambil Jalan ke arah sisi kirinya itu.
Pengendara yang ingin ke Pasar Rebo dari arah Pasar Minggu bisa melalui Jalan Tanjung Barat lurus terus sampai di fly over Jagakarsa, tepat di perlintasan kereta api Universitas Tamajagakarsa, lalu belok ke kiri ke arah Pasar Rebo.
"Setiap pagi memang kerap macet di belakang Universitas Taman Jagakarsa. Padat banget. Setuju saja sih ada kebijakan satu arah ini," kata Ari (24) salah seorang pengendara sepeda motor Honda Vario berwarna putih itu.
Atau, pengendara dari Pasar Minggu bisa mengambil jalur alternatif ke Pasar Rebo, melalui Jalan Poltangan Raya hingga nanti bertemu di Jalan Nangka Raya, yang berada di belakang Universitas Indraprasta.
Arus lalu lintas dari arah Depok itu menuju Pasar Minggu dan Pasar Rebo memanglah selalu macet pada pagi harinya. Kemacetan bahkan terjadi hingga belasan meter. Sedang arus lalu lintas dari arah Pasar Minggu ke Depok atau ke Pasar Rebo tidaklah terlalu macet pada tiap paginya. "Jalur alternatifnya terlalu jauh sih. Tapi, dari pada macet-macetan," ungkapnya.
Penulis: Bintang Pradewo
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved