Razia Minuman Keras

Depok Ternyata Pemasok Miras Oplosan ke Jabotabek

Meski melarang peredaran dan penjualan minuman keras, Kota Depok ternyata merupakan pemasok miras oplosan ke sejumlah wilayah di Jabodetabek.

Depok Ternyata Pemasok Miras Oplosan ke Jabotabek
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Kasi Dalops Satpol PP Depok Diki Erwin, menunjukkan jenis miras hasil razia Satpol PP Depok bersama polisi dan TNI, Rabu (11/5/2016). 

WARTA KOTA, DEPOK - Meski melarang peredaran dan penjualan minuman keras (miras), Kota Depok ternyata merupakan pemasok miras oplosan ke sejumlah wilayah di Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi.

Miras oplosan jenis ciu yang dipasok dari Depok ke Jabotabek ini disimpan dan diolah di sebuah rumah sekaligus gudang di Perumahan Taman Duta, Cimanggis, Depok, yang dikelola oleh Ny H (45), istri seorang polisi.

Rumah sekaligus gudang miras, baik miras pabrikan dan miras oplosan ini sudah berkali-kali dirazia aparat.

Namun H tetap terus membuka usahanya, karena sanksi yang diberikan sesuai Perda Depok tentang Miras, sangat ringan yakni hanya denda ratusan ribu rupiah saja.

Terakahir kali gudang miras milik H dirazia Satpol PP Depok Selasa (10/5/2016) lalu.

Di sana didapati ratusan miras pabrikan dan ribuan liter miras oplosan yang disimpan di tiga toren air atau tangki penampungan air di dalam rumah.

Yono, pedagang miras oplosan di Jalan Raya Bogor, Ciracas, Jakarta Timur, sekaligus warung jamu, mengaku selama dua tahun ini selalu mendapat pasokan miras dari gudang miras milik H di Perumahan Taman Duta, Cimanggis, Depok.

Bahkan kata Yono, miras oplosan dari rumah milik H itu juga disuplai sampai ke Bogor, Tangerang dan Bekasi.

"Saya setiap beli ke sana, beli dua dirigen miras oplosan. Satu dirigen buat saya, satu lagi buat teman saya yang buka warung jamu dan jual miras juga di Pasar Induk Kramatjati," kata Yono.

Karena sudah langganan, kata Yono, ia mengaku cukup dekat dengan pekerja penjual miras di rumah milik H itu. "Beberapa saya kenal baik, karena hampir setiap hari belanja ke sana," katanya.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved