Ini Alasan Pemkot Jaksel Amankan 73 Kucing Liar

Mengantisipasi penyebaran rabies oleh Hewan Pembawa Rabies, Sudin Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan Jakarta Selatan mengamankan 73 kucing liar.

Ini Alasan Pemkot Jaksel Amankan 73 Kucing Liar
Beritajakarta.com/Aldi Geri Lumban Tobing
Petugas Suku Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Selatan mengamankan sebanyak 73 ekor kucing liar. 

WARTA KOTA, JAKARTA - Mengantisipasi penyebaran rabies oleh Hewan Pembawa Rabies (HPR), Suku Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Selatan mengamankan sebanyak 73 ekor kucing liar.

Penangkapan dilakukan di dua tempat berbeda yakni, di Kelurahan Pondok Pinang, Kebayoran Lama sebanyak 66 ekor kucing, serta di Vila Delima Kelurahan Lebak Bulus, Cilandak sebanyak tujuh ekor kucing.

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan, Kristrisasi Helenandari mengatakan, penangkapan berdasarkan laporan warga, di mana banyak kucing liar tanpa pemilik di wilayah mereka.

"Ini tindak lanjut dari permintaan masyarakat. Kucing salah satu hewan penular rabies, karena populasinya cepat," ungkap Kristrisasi, Kamis (12/5/2016).

Kristrisasi menjelaskan, ada tiga kategori kucing yakni, kucing berpemilik, kucing liar berpemilik dan kucing berpemilik. Menurutnya, kucing liar paling diwaspadai penularan rabiesnya.

"Yang liar ini dianggap meresahkan dan lebih berportensi menularkan rabies, sedangkan DKI tahun 2004 sudah bebas rabies. Maka kita sifatnya preventif," tandas Kristrisasi.

Setelah ditangkap puluhan kucing liar tersebut dibawa ke UPT Pusat Pelayanan Kesehatan Hewan, Teknologi Peternakan, dan Pengujian Mutu Hasil Peternakan. (Beritajakarta.com)

Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved