WartaKota/

Persija Jakarta

Richard Dukung Persija Gabung ke Kelompok 85

Ketua Umum Jakmania, Richard Achmad Supriyanto mendukung langkah yang diambil Presiden Persija Jakarta, untuk bergabung dengan Kelompok 85

Richard Dukung Persija Gabung ke Kelompok 85
Warta Kota/Sigit Nugroho
Ketua Umum Jakmania, Richard Achmad Supriyanto. 

WARTA KOTA, PALMERAH - Ketua Umum Jakmania, Richard Achmad Supriyanto mendukung langkah yang diambil Presiden Persija Jakarta, Ferry Paulus untuk bergabung dengan Kelompok 85 yang mendesak digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB).

"Saya mendukung putusan manajemen Persija itu. Karena sebagai anggota PSSI, klub memang berhak menuntut penyelesaian masalah federasi dengan cepat. Seluruh pelaku sepakbola sudah terlalu lama menganggur akibat konflik yang tak kunjung selesai. Kita semua menginginkan digelarnya kompetisi resmi dan timnas bisa kembali berlaga di event internasional," kata Richard kepada Super Ball, Selasa (10/5).

Richard berujar, dukungan yang diberikan itu sebaiknya tidak hanya sekedar saja, tetapi Persija harus terus mengawal sejauh mana rekomendasi dari Kelompok 85 itu diperhatikan oleh PSSI.

"Persija sebaiknya mengawal progress dari rekomendasi Kelompok 85 itu. Jangan sampai dilepas begitu saja. Desakan dari Kelompok 85 itu harus berjalan sesuai harapan seluruh klub. Karena kita membutuhkan penyelesaian secepatnya. Pengurus PSSI harus memberikan jawaban nyata dari desakan itu. Apalagi Ketum PSSI tersandung masalah pidana dan dalam status DPO," ujar Richard.

Untuk menguatkan 'kawalan' desakan itu, Richard berharap seluruh pengurus klub terus menyuarakan perbaikan PSSI.

Agar tekanan dengan tujuan penyelesaian konflik sepakbola nasional bisa segera terselesaikan.

"Jangan sama terus menggantung seperti ini. Persija dan klub-klub yang tergabung dalam Kelompok 85 harus terus menanyakan progress dari rekomendasi itu kepada PSSI," ucap Richard.

Richard menerangkan, jika tidak setuju digelarnya KLB, PSSI harus memberikan solusi lain. Solusi yang dipilih pun harus sesuai dengan persetujuan dari seluruh anggota dan voter PSSI.

"PSSI harus menggelar Kongres Tahunan yang molor dilaksanakan. Dari situ akan diketahui apakah perlu dilakukan KLB untuk membentuk kepengurusan PSSI yang baru atau cukup menunjuk Plt Ketua Umum PSSI saja. Tetapi apapun keputusannya nanti, harus sesuai dengan keinginan seluruh voter dan anggota PSSI," terang Richard.

Richard berharap semua permasalahan sepakbola nasional bisa segera selesai, sehingga masa depan sepakbola Indonesia kembali bergairah.

Halaman
123
Penulis: Sigit Nugroho
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help