Kuartal I 2016, Panorama Raup Rp 995 Miliar

PT Panorama Sentrawisata Tbk sebagai perusahaan pariwisata terintegrasi memperoleh pendapatan pada Kuartal I 2016 sebesar Rp 995 miliar.

Kuartal I 2016, Panorama Raup Rp 995 Miliar
Panorama Tour sebagai salah satu perusahaan jasa pariwisata terintegrasi meraih peningkatan keuntungan perusahaan pada kuartal I 2016. 

WARTA KOTA, PALMERAH-PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) sebagai perusahaan pariwisata paling terintegrasi di Indonesia berhasil memperoleh pendapatan pada Kuartal I 2016 sebesar Rp 995 miliar. Angka ini meningkat dari pencapaian kuartal I tahun lalu yang hanya sebesar Rp 458 miliar.

Pendapatan pada kuartal I 2016 ini juga berimbas pada kenaikan Gross Profit Margin menjadi sebesar 24,7 persen ketimbang periode yang sama tahun lalu yang hanya di angka 22,1 persen.

Sementara itu juga terjadi peningkatan laba bersih sebesar 47,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Laba per saham Q1 2016 menjadi Rp 40,61 (annualized) dibandingkan dengan Laba persaham periode Q1 2015 (annualized) yang hanya Rp 27,55.

Perolehan pendapatan dan peningkatan laba per saham di kuartal I 2016 ini merupakan pencapaian yang tertinggi bagi perseroan. Tahun 2016 ini PANR menargetkan pertumbuhan diatas 40 persen.

Direktur Utama Perseroan, Budi Tirtawisata, mengatakan, perolehan pendapatan ini dipengaruhi oleh kontribusi unit-unit usaha di bawah perseroan antara lain disebabkan peningkatan penjualan dari pilar inbound sebesar 60 persen lebih yang dipengaruhi oleh momentum pariwisata seperti penambahan jumlah negara bebas visa, gencarnya promosi Wonderful Indonesia di luar negeri, pengembangan dan intensifikasi pasar inbound di Eropa Tengah, Skandinavia, Asia Tengah dan ASEAN

“Peningkatan pendapatan juga disebabkan karena proses akuisisi PT Buaya Travel Indonesia, sebuah perusahaan inbound yang mendatangkan wisatawan mancanegara asal Eropa, Amerika dan India, yang ikut menopang peningkatan penjualan di pilar inbound,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya kepada Warta Kota, Selasa (10/5/2016).

Selain itu, faktor lain adalah pengkonsolidasian PT Raja Kamar Internasional (MG Group) yang menjual voucher hotel secara online maupun off line, penjualan paket wisata dan tiket penerbangan, perluasan jaringan distribusion-line berbasis digital maupun off-line s eperti melakukan atau mengikuti pameran travel dan membuka cabang.

“Serta pemakaian teknologi informasi digital dalam rangka efisiensi dan efektifitas operasional perseroan yang berujung pada penurunan biaya operasional,” imbuhnya.
Dengan perolehan pendapatan pada kuartal I 2016 ini mendorong kenaikan pendapatan bersih sebesar 12,8 persen dibanding kuartal yang sama pada tahun 2015.

“Pencapaian di kuartal pertama ini menunjukkan hasil awal dari ekspansi perseroan dalam memperluas jaringan distribusi baik secara on-line berbasis teknologi informasi maupun off-line serta kerja cerdas semua elemen di Panorama dalam menangkap momentum pertumbuhan pariwisata Indonesia. Ke depannya, kami akan terus menjadikan Panorama sebagai perusahaan jasa pariwisata dan pelayanan yang berbasiskan teknologi,” ujar Budi

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved