WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Penertiban Gunung Antang Pertengahan Mei

Pemkot Jakara Timur akan menertibkan bangunan liar yang ada di kawasan Gunung Antang, Jatinegara, Jakarta Timur pada pertengahan bulan Mei.

Penertiban Gunung Antang Pertengahan Mei
Kompasiana.com
Bangunan liar di Gunung Antang. 

WARTA KOTA, JATINEGARA-Pemkot Jakara Timur akan menertibkan bangunan liar yang ada di kawasan Gunung Antang, Jatinegara, Jakarta Timur pada pertengahan bulan Mei mendatang terkait proyek double-double track atau rel ganda. Hanya saja warga yang menempati bangunan itu tidak akan direlokasi ke rusun karena mereka sudah memperoleh uang ganti rugi sebelumnya.

Asisten Pemerintahan dan Lingkungan Hidup Jakarta Timur, Syofian Taher mengatakan tidak ada uang kerohiman terhadap warga yang bangunannya terkena penertiban. Pasalnya mereka sudah memperoleh haknya tersebut beberapa tahun yang lalu.

"Tidak ada relokasi karena bangunan liar yang dtempati dan sudah pernah dapat kerohiman juga pada tahun 2008 kemarin," ungkapnya, Sabtu (30/4).

Ia menambahkan penertiban yang akan dilakukan nanti, merupakan untuk yang kesekian kalinya. Beberapa tahun sebelumnya, bangunan di lokasi tersebut juga pernah ditertibkan namun warga kembali datang dan mendirikan bangunan.

"Sudah pernah dibongkar pada tahun 2008 dan 2010 tapi dibangun lagi dan justru bertambah banyak. Nah sekarang mau dimanfaatkan oleh PT KAI," tambahnya.

Saat disinggung mengenai sosialisasi kepada warga, Syofian mengatakan pihaknya akan melakukannya pada minggu depan. Demikian ia menegaskan sebenarnya pembongkaran bisa saja dilakukan tanpa harus adanya sosialisasi.

"Sebenarnya langsung ditertibkan juga enggak ada masalah karena berdiri di atas tanah PT KAI dan sudah beberapa kali pembongkaran dan dberikan kerohiman," katanya.

Proyek double-double track ini sempat terhenti selama beberapa tahun sehingga warga memanfaatkan kembali lahan tersebut setelah sebelumnya sempat ditertibkan. Rencananya proyek tersebut akan dibangun sejauh 27 km dari Manggarai hingga Cikarang. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help