Selain Aborsi, Klinik di Bekasi juga Atasi Pasien Penyakit Kelamin

Bukan hanya persoalan menggugurkan kandungan saja, tapi dr. Jabat selaku pemilik klinik yang masih diburu polisi ini bisa mengobati penyakit kelamin

Selain Aborsi, Klinik di Bekasi juga Atasi Pasien Penyakit Kelamin
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Sejumlah barang bukti yang disita polisi atas klinik aborsi di Bekasi, Kamis (28/4). 

WARTA KOTA, BEKASI - Keberadaan Bekasi Medical Centre sebagai praktik aborsi rupanya sudah tak asing lagi di telinga warga Bekasi.

Bukan hanya persoalan menggugurkan kandungan saja, tapi dr. Jabat selaku pemilik klinik yang masih diburu polisi ini bisa mengobati penyakit kelamin seperti sipilis.

Penyakit seperti ini biasa diderita pria 'hidung belang' setelah bergaul dengan pekerja seks komersial (PSK).

Seperti yang diungkapkan JS (56) warga Rawalumbu, Kota Bekasi ini. JS mengaku, pernah berobat karena menderita penyakit menular itu setelah bermain perempuan di lokalisasi Malvinas daerah Cibitung, Kabupaten Bekasi. Adapun lokalisasi tersebut kini sudah ditertibkan pemerintah daerah.

"Saya ingat betul, tahun 1992 berobat di sana karena terkena penyakit menular setelah bermain perempuan," kata JS kepada Warta Kota pada Jumat (29/4).

JS mengungkapkan, sebetulnya bisa saja ia terhindar dari penyakit itu dengan menggunakan alat kontrasepsi, kondom saat berhubungan badan. Namun karena pemakaian kondom dirasa kurang memiliki kepuasan, makanya dia berhubungan intim tanpa pakai kondom.

"Awalnya mau pakai kondom, cuma dipikir-pikir kepuasannya kurang. Eh karena nggak pakai kondom itu, saya justru kepatil (terkena penyakit menular---RED)," ungkap JS.

Seingatnya, tarif yang dipatok dokter untuk pengobatan seperti itu cukup murah berkisar Rp 20.000. Namun saat itu dia tidak mengeluarkan biaya, karena sudah kenal lama dengan dr. Jabat.

"Saya sih gratis, cuma minta dikasih obat saja. Terus setelah habis, obatnya saya beli di luar," jelas JS.

Meski demikian, dia tak tahu pasti sejak kapan klinik itu beroperasi. Namun yang jelas, jumlah pasien di sana sangat banyak setiap harinya.

Selain berobat soal kandungan, klinik itu juga bisa mengatasi pasien dengan keluhan penyakit gigi dan umum. (faf)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help