Pemilik Klinik Aborsi Pernah Menjadi Anggota IDI

Kamarudin mengungkapkan, sebetulnya dr. Jabat tidak diperkenankan untuk menangani pasien yang berkaitan dengan kandungan.

Pemilik Klinik Aborsi Pernah Menjadi Anggota IDI
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Petugas Idenfitikasi Polresta Bekasi Kota berhasil menemukan dua tulang berukuran kecil di sebuah klinik Bekasi Medical Centre yang diduga menjadi praktik aborsi, Kamis (28/4). 

WARTA KOTA, BEKASI - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Kota Bekasi menyatakan, dr. Jabat selaku pemilik klinik aborsi di Bekasi pernah terdaftar sebagai anggota IDI pada periode 2004.

Namun pada 2005, dr. Jabat sudah tidak aktif lagi dalam keanggotaan di organisasi tersebut.

"Dulu dia aktif di organisasi. Suka ikut acara dan membayar uang kas ke organisasi, tapi pada tahun 2005 dia sudah tidak aktif lagi," ujar Ketua IDI cabang Kota Bekasi, Komarudin Askar pada Jumat (29/4) siang.

Kamarudin mengungkapkan, sebetulnya dr. Jabat tidak diperkenankan untuk menangani pasien yang berkaitan dengan kandungan.

Sebab, profesi tersangka sebagai dokter umum, sementara yang berkaitan dengan kandungan harus ditangani oleh dokter spesialis kandungan.

Tak hanya itu, tindakan aborsi yang dilakukan tersangka juga menyalahi aturan. Di mana, tindakan aborsi tersebut dilakukan atas dasar permintaan pasien.

Seharusnya, kata dia, tindakan aborsi dilakukan bila ada ancaman kesehatan bagi si ibu yang tengah mengandung.

Misalnya si ibu menderita penyakit hipertensi berat, hamil di luar kandungan atau penyakit kelainan. Dari diagnosa itu, dokter merekomendasikan untuk dilakukan aborsi.

"Meski sudah direkomendasikan, keputusan aborsi juga dikembalikan ke pasien. Dia mau atau tidak untuk diaborsi," kata Komarudin.

Komarudin juga memastikan, tersangka lainnya yaitu dr. Aldi yang kini masih buron bukan anggota IDI cabang Kota Bekasi.

Hal itu terungkap, setelah dia melihat berkas keanggotaan di organisasi IDI cabang Kota Bekasi.

"Saya pastikan dr. ALD bukan anggota kami," jelas Komarudin. (faf)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help