Banjir di DKI Jakarta

Katulampa Normal, Jakarta Banjir, Ada Apa?

"Ini bukan banjir kiriman. Lebih kepada pengaruh hujan lokal. Dapat dilihat dari kenaikan volume air yang signifikan di pintu air Manggarai," ujar Far

Katulampa Normal, Jakarta Banjir, Ada Apa?
Rangga Baskoro
Suasana pintu air Manggarai, Jakarta Pusat, pada Kamis (21/4). 

WARTA KOTA, MANGGARAI - Ketinggian air di bendungan Katulampa pada saat terjadi hujan di Jakarta dini hari tadi berada pada titik 130 cm.

"Katulampa normal pada jam 4 tadi pagi, ada di siaga 3," kata Farhan (23) operator pintu air Manggarai, Jakarta Pusat, pada Kamis (21/4).

Siaga 3 bendungan Katulampa berada pada ketinggian 80-150 cm. Sedangkan siaga 2 150-200 cm, dan siaga 1 diatas 200 cm.

Bahkan Farhan mengatakan bahwa ketinggian air di bendungan Katulampa sudah turun pada jam 6.

"Jam 6 saja disana (Katulampa) turun. Sekarang pada jam 11 Katulampa ada di titik 60 cm," ungkap Farhan.

Mengenai banjir yang terjadi di Jakarta pada hari ini, Farhan menyebutkan bahwa hal tersebut disebabkan karena hujan lokal yang cukup deras mengguyur Ibu Kota.

"Ini bukan banjir kiriman. Lebih kepada pengaruh hujan lokal. Dapat dilihat dari kenaikan volume air yang signifikan di pintu air Manggarai," ujar Farhan.

Ia mengatakan pada saat terjadi hujan dini hari tadi, ketinggian air pada jam 3 di pintu air Manggarai ada di titik 670 cm, kemudian naik menjadi 705 cm pada jam 4, lalu 780 cm di jam 5.

"Drastis sekali kenaikannya, sedangkan kalau kiriman, kenaikan volume air terjadi secara berkala, karena air dari Katulampa membutuhkan waktu 9-10 jam untuk sampai ke Manggarai," katanya.

Ia memprediksi banjir belum akan surut hingga siang nanti. "Air kiriman dari Depok akan menambah volume air disini. Sekarang jam 12 Manggarai ada di titik 790, kami memprediksi pada jam 3 ada di titik 830, hampir masuk di siaga 2," tutur Farhan. (Rangga Baskoro)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help