BBM Turun, Tarif Angkutan Tidak Ikut Turun

Meski harga premium turun, tarif angkutan umum di Jakarta tidak ikut turun.

BBM Turun, Tarif Angkutan Tidak Ikut Turun
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Sejumlah angkutan umum menunggu penumpang di Terminal Blok M, Jakarta Selatan, Rabu (6/4). 

WARTA KOTA, PALMERAH-Turunnya tarif Bahan Bakar Minyak (BBM) belum diiringi dengan penurunan tarif angkutan umum. Awak angkutan umum beralasan belum ada arahan untuk menurunkan tarif.

Tasori, pengemudi mikrolet P20 jurusan Tanah Abang-Kebayoran mengaku belum menerima arahan untuk menurunkan tarif.

"Belum mas, belum ada arahan dari yang punya angkot," tutur Tasori (46) kepada Warta Kota di sekitar jalan Palmerah Barat, Jakarta, pada Selasa (12/04/2016).

Senada dengan itu, Rizky (23) seorang mengemudi Kopaja P20 jurusan Senen-Lebak Bulus juga belum menurunkan tarif angkutannya.

"Kalau saya sih belum dikasih tau dari pihak Kopajanya," kata Rizky.

Kendati demikian, Rizky menyatakan beberapa temannya sesama pengemudi sudah mulai menurunkan tarif.

"Ada yang sudah, mereka turun dari 4.000 ke 3.500," ungkapnya.

Beberapa waktu yang lalu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memperingatkan bagi pengemudi angkutan yang belum menurunkan tarifnya. "Kami akan menggelar razia untuk mengecek apakah semua angkutan umum sudah menurunkan tarif atau belum," tutur Ahok di Balai Kota.

Ia menambahkan akan menindak tegas bagi pengemudi angkutan umum yang belum menurunkan tarif.

"Surat keputusannya sudah ada di tangan kami. Mulai hari ini tarif yang baru harus diberlakukan," imbuhnya.

Berdasarkan Surat Keputusan Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta bersama Organisasi Angkutan Daerah (Organda) DKI serta Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ), rincian penurunan tarif angkutan umum tersebut, yakni tarif bus kecil (angkot) dari Rp3.500 menjadi Rp3.000, tarif bus sedang dari Rp3.800 menjadi Rp3.500 dan tarif bus besar dari Rp3.800 menjadi Rp3.500.

Sementara itu, tarif taksi flag fall atau buka pintu pertama turun dari Rp7.500 menjadi Rp6.500. Sedangkan tarif per kilometer turun dari Rp4.000 menjadi Rp3.500, waktu tunggu dari Rp48.000 jadi Rp42.000 atau turun 13 persen. (Rangga Baskoro)

Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help