Warga Depok Mesti Selektif Investasi Apartemen

Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Depok, Yulistiani Mochtar, meminta warga selektif dalam membeli produk investasi.

WARTA KOTA, DEPOK - Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) Kota Depok, Yulistiani Mochtar, meminta warga dan masyarakat untuk selektif dalam membeli produk atau barang terutama investasi apartemen di Depok.

Sebab bila dikemudian hari ada masalah terutama dalam perizinan apartemen yang ditawarkan, maka hal itu bukan tanggung jawab pihaknya tetapi menjadi ranah antara pengembang dan pembeli.

"Jadi pembeli juga kan harus selektif memilih dan memilah barang atau produk yang akan dibeli," kata Yulistiani.

Apalagi katanya dalam hal pembelian apartemen yang nilainya ratusan juta rupiah. Sebab jika dikemudian hari ada permasalahan antara pengembang dan pembeli, maka hal itu bukan tanggung jawab Pemkot Depok atau pihaknya.

"Itu menjadi ranah mereka untuk menyelesaikannya," kata Yulistiani.

Untuk itu pembeli wajib menanyakan perkembangan proyek apartemen serta menanyakan perizinan yang sudah didapat atau sedang dalam proses.

Sehingga resiko yang ada bisa diketahui sejak awal.

Hal itu dikatakan Yulistiani terkait proyek apartemen Cinere Terrace Suites (CTS) di Jalan Merawan, Cinere, Depok, yang belum memiliki izin mendirikan bangunan (IMB) sehingga pembangunanya terhenti sejak akhir 2014 lalu.

Namun meski izin belum lengkap, pengembang sudah memasarkan unit apartemen CTS dan bahkan menjualnya ke konsumen atau masyarakat.

"Sebab meski belum ada IMB, apartemen CTS sudah memiliki Izin Pemanfaatan Ruang atau IPR. Jadi secara administrasi mereka memungkinkan untuk menjial. Jadi gak apa-apa jika menawarkannya ke masyarakat," kata Yulistiani.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved