Tawuran Pelajar

Usai UN, Pelajar SMK Melakukan Aksi Tawuran di Perempatan Gandaria

Disini mah sering banget terjadi tawuran. Kemarin aja di Radio Dalam juga ada

Usai UN, Pelajar SMK Melakukan Aksi Tawuran di Perempatan Gandaria
Warta Kota/Bintang Pradewo
Tawuran pelajar di Gandaria 

"Disini mah sering banget terjadi tawuran. Kemarin aja di Radio Dalam juga ada," ucap pria yang menggunakan pakaian dinas berwarna cokelat itu.

Akan Menangkap Pelajar Tawuran

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Purwanta mengatakan bahwa pihaknya akan menangkap pelajar yang melakukan aksi tawuran. Apalagi, aksi konvoi itu menganggu keamanan dan ketertiban di masyarakat.

"Sesuai perintah pimpinan, polisi sudah terploting di setiap sekolah untuk mengantisipasi tawuran setelah UN. Kita akan tangkap sesuai dengan hukum yang berlaku," kata Purwanta.

Dia meminta beberapa petugas dari Polsek Kebayoran Lama dan Kebayoran Baru lebih mengawasi wilayahnya. Karena memang diakuinya, euforia pelajar setelah UN membuat mereka memilih untuk melakukan aksi tawuran.

"Jangan sampai karena euforia yang berlebihan maka terjadi kejadian yang tidak diinginkan. Tugas polisi adalah pengamanan. Agar setelah UN ketertiban dan kenyamanan di lingkungan tetap terjaga," ucapnya.

Mengejar Pelajar Tawuran

Dihubungi secara terpisah, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan, Fery Safrudin mengatakan pihaknya terus mengawasi pelajar yang akan melakukan tindakan tawuran. Bahkan, Rabu (6/4) kemarin, dia sempat mengejar pelaku tawuran di Radio Dalam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Kemarin difoto ada di Radio Dalam. Kayanya pelakunya sama nih. Anak-anak, saya yakin tidak terlibat aksi tawuran," tutur Fery.

Dia menjelaskan tindak tegas akan diberikan kepada pelajar yang terbukti melakukan aksi tawuran atau konvoi dan coret-coretan. Salah satunya adalah legalisir ijazah tidak akan diberikan oleh pihak sekolah.

"Saya sudah bicara dengan seluruh Kepala Sekolah. Kalau ada pelajar yang tawuran maka jangan dilegalisir ijazahnya. Walaupun itu hak dari pelajar. Agar ada efek jera," tutur dia.

Penulis: Bintang Pradewo
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved