Properti

Pasar Properti Diprediksi Kembali Bergairah Pertengahan Tahun

Penjualan properti pada semester kedua tahun 2015 anjlok akibat daya beli masyarakat menurun, khususnya untuk segmen properti kelas menengah ke atas.

Pasar Properti Diprediksi Kembali Bergairah Pertengahan Tahun
Kompas.com
Ilustrasi. 

WARTA KOTA, SENAYAN - Penjualan properti pada semester kedua tahun 2015 anjlok akibat daya beli masyarakat menurun, khususnya untuk segmen properti kelas menengah ke atas. Hingga triwulan pertama 2016 pun penjualan tidak kunjung membaik, meskipun pada awal tahun digelar beberapa pameran properti dengan skala besar.

“Tapi awal tahun sudah sedikit membaik, meskipun tidak terlalu menggembirakan. Rata-rata pertumbuhannya hanya 10 persen,” kata Ketua DPD REI DKI Jakarta Amran Nukman kepada Warta Kota di sela-sela pameran REI expo 2016 di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu (2/4/2016).

Amran menyebut, tingginya harga properti merupakan alasan lain penyebab penurunan daya beli masyarakat. Dalam hal ini, kata Amran, pihak pengembang pun tidak harus disalahkan mengingat harga tanah dan bahan-bahan lain juga naik.

“Selain itu, proses perijinan juga masih sangat susah dan membutuhkan waktu lama. Bayangkan jika para developer harus menunggu perijinan turun hingga berbulan-bulan, sementara biaya-biaya lain harus dikeluarkan, misalnya untuk gaji pegawai. Maka timbullah ekonomi biaya tinggi. Akhirnya membengkaknya cost tersebut disiasati dengan menaikkan harga jual properti.”

Beruntung, kata Amran, pada awal tahun pemerintah segera mengambil tindakan dengan menurunkan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) yang pada gilirannya menurunkan suku bunga KPR dan KPA.

“Langkah pemerintah itu diharapkan mampu menggairahkan kembali pasar properti. Kami prediksi semester kedua tahun ini, pasar kembali membaik sepanjang pemerintah mampu memberikan kebijakan yang mampu meningkatkan daya beli.”

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help