Tidak Kapok, Feryzal Kembali Ditangkap

Tersangka adalah residivis dan sudah tiga kali dilakukan penahanan dalam kasus yang sama.

Tidak Kapok, Feryzal Kembali Ditangkap
Warta Kota
Ilustrasi 

WARTA KOTA, TANAHABANG - Belum jera dan tidak kunjung sadar, Feryzal (40) seorang residivis kasus pembobolan rumah kosong kembali ditangkap petugas Kepolisian. Serupa dengan aksi kejahatan yang dilakukan sebelumnya, Feryzal pun terancam menghabiskan sisa usianya mendekam di penjara selama lima tahun ke depan.

'Sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga', peribahasa tersebut mungkin dapat disematkan pada sosok Feryzal, pencuri kawakan asal Pasar Baru Barat III RT 07/04 Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pasalnya, berulang kali sukses membobol rumah, Feryzal justru ditangkap saat sedang nongkrong di wilayah Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Penangkapan pria kelahiran Jakarta, 2 Oktober 1964 itu diungkapkan Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang, Kompol Mustaqim bermula dari penyelidikan atas pencurian yang terjadi di dua lokasi terpisah, yakni rumah milik Sri Nurhayati di Jalan Pam Lama Bendungan Hilir pada Senin (21/3) siang dan rumah milik Badariyah di Jalan Penjernihan II Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Rabu (30/3).

Pada kasus pencurian pertama, Feryzal diketahui berhasil memasuki rumah dengan cara mencongkel pintu serta jendela saat rumah ditinggalkan penghuninya bekerja. Dalam aksi yang dilakukannya pada tengah hari itu Feryzal berhasil menggondol sejumlah barang milik korban, diantaranya sebuah kamera, ponsel, laptop dan barang lainnya dengan total kerugian mencapai Rp 10 juta.

Sukses melancarkan aksinya seorang diri, Feryzal yang diketahui merupakan spesialis pembobolan rumah kosong itu kembali melakukan aksinya. Lewat modus serupa, Feryzal yang berhasil masuk ke dalam rumah pada lokasi kedua sukses mengambil dompet korban beserta isinya. Feryzal kemudian menguras seluruh isi ATM milik korban dengan kerugian mencapai Rp 5 juta.

Namun, aksi kedua mantan napi itu rupanya terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV) pemilik rumah serta kamera CCTV Anjungan Tunai Mandiri (ATM) tempat Feryzal menguras isi tabungan. Berbekal rekaman video tersebut, pihaknya kemudian menangkap Feryzal yang di wilayah Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Rabu (30/3).

"Tersangka adalah residivis dan sudah tiga kali dilakukan penahanan dalam kasus yang sama. Tersangka telah kami amankan, anggota masih mencari barang bukti terkait dan mengembangkan kasus karena diduga terdapat tersangka lainnya," jelasnya.

Seiring dengan berjalannya penyelidikan terkait rekan Feryzal serta penadah barang hasil kejahatan, pihaknya telah menahan Feryzal kini di Mapolsek Tanah Abang. Feryzal dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman hukuman lebih dari lima tahun penjara.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved