WartaKota/

RRI Luncurkan Radio Visual

Ini merupakan satu pilar untuk melawan stigma publik yang mengatakan RRI jadul

RRI Luncurkan Radio Visual
Warta Kota/Gopis Simatupang
Dirjen KIP Kemenkominfo, R. Niken Widiastuti (tengah), Herman Zuhdi, Kepala LPP RRI Jakarta (kanan), bersama penyiar RRI saat siaran peluncuran Radio Visual RRI di Gedung RRI, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (28/3/2016). 

WARTA KOTA, TANAHABANG - Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Stasiun Jakarta meluncurkan Digital Audio Broadcasting Plus (DAB+), Senin (28/3), berupa studio konvergensi media, media radio visual, dan optimalisasi kanal DAB RRI.

Studio Knvergensi merupakan studio yang tidak hanya sebatas studio audio, tapi menggabungkan audio, video, dan teks. Sementara itu Radio Visual adalah radio bergambar layaknya siaran televisi. Keduanya akan didukung dengan optimalisasi pemancar DAB+ dimana RRI melakukan siaran dengan digital.

Peluncuran ini diresmikan Direktur Jenderal Komunikasi dan Informasi Publik (KIP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) R. Niken Widiastuti di Gedung RRI, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta.

Herman Zuhdi, Kepala LPP RRI Jakarta, mengatakan, transformasi ini membuktikan bahwa RRI bukan media radio yang ketinggalan jaman. "Ini merupakan satu pilar untuk melawan stigma publik yang mengatakan RRI jadul," ujar Herman.

Radio visual ini, katanya, bisa disaksikan melalui aplikasi online RRI dan video streaming. "Dengan adanya program seperti ini maka sesungguhnya RRI sudah melompat jauh dibanding radio-radio lainnya karena transformasi seperti ini baru RRI yang melakukan," kata Herman.

Dengan perkembangan teknologi dan berbagai fasilitas yang dimiliki, bilang Herman, RRI siap menjadi corong untuk menyiarkan program-program pemerintah yang berguna bagi kepentingan rakyat.

Herman menambahkan, studio konvergensi ini juga dimaksudkan sebagai bentuk persiapan jangka panjang bila RRI bergabung dengan TVRI. Sehingga saat RRI bergabung dengan TVRI, insan-insan RRI tidak kaget lagi.

Dirjen KIP Kemenkominfo, R. Niken Widiastuti, menyambut baik terobosan yang dilakukan RRI. Menurutnya, kemajuan teknologi RRI akan sangat berguna untuk melakukan sosialisasi program-program pemerintah bagi kemajuan bangsa.

Niken pun berharap perkembangan RRI ini bisa mendorong RRI terus mendukung pemerintah dalam sosialisasi program-program. "Jadi peralatannya baru, tetapi misi kenegaraan harus selalu ada dalam siaran-siaran RRI," kata Niken.

Secara khusus, Niken mengajak RRI agar turut melakukan sosialisasi terkait empat konsensus nasional, yakni Ideologi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. Serta program pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla yaitu Nawacita dan Revolusi Mental.

Teknologi yang dimiliki RRI, bilang Niken, sudah sangat maju, didukung oleh SDM berkualitas. Hal yang perlu ditingkatkan RRI, menurutnya, adalah sinergitas dengan berbagai lembaga, baik eksekutif, legislatif, yudikatif, serta kelompok-kelompok masyarakat. Dengan begitu, fasilitas yang dimiliki RRI akan dirasakan manfaatnya.

"Saya berharap studio ini akan menjadi the living studio, studio yang hidup. Setiap hari harus ada kegiatan-kegiatan yang sifatnya on air maupun off air di studio digital ini. Sehingga peralatan-peralatan yang ada betul-betul optimal untuk kepentingan bangsa dan negara," tutur Niken.

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help