Gedung Sekolah Cepat Rusak, DPRD DKI Minta Disdik Bentuk Unit Pengawasan

Proses seleksi kontraktor yang melakukan pembangunan sekolah harus dilakukan secara ketat. Agar tidak ada lagi sekolah yang baru dibangun ambruk.

Gedung Sekolah Cepat Rusak, DPRD DKI Minta Disdik Bentuk Unit Pengawasan
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Sekolah Dasar Negri 20 Pagi, Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur, atapnya ambruk Selasa (5/6/2012). Ambuknya atap bangunan tersebut akibat tidak kuatnya kontruksi bangunan yang terbuat dari baja ringan. Padahal bangunan itu belum lama beres direnovasi. 

WARTA KOTA, GAMBIR - Anggota DPRD DKI Jakarta, Ashraf Ali, meminta kepada Dinas Pendidikan DKI Jakarta, agar membentuk unit khusus yang mengawasi masalah bangunan sekolah yang kerap mengalami kerusakan.

Pasalnya, selama ini, pengawasan terhadap kontraktor yang membangun sekolah, sangat minim.

"Seharusnya dibentuk unit khusus untuk mengawasi pembangunan sekolah. Agar nantinya tidak ada lagi penyimpangan oleh kontraktor," kata Ashraf, Senin (28/3).

Unit pengawasan tersebut, didalamnya harus terdapat orang-orang berlatar menguasai teknis bangunan. Bukan lagi, berlatar dinas pendidikan.

"Anggaran itu apakah sesuai dengan apa yang diusulkan. Apakah pelaksanaan teknisnya ada penyimpangan. Itu nanti tugas dari unit pengawasan tersebut," katanya.

Selain itu, proses seleksi kontraktor yang melakukan pembangunan sekolah harus dilakukan secara ketat. Agar nantinya, tidak ada lagi sekolah yang baru dibangun mudah rusak kembali.

"Jangan sampai kontraktor abal-abal yang melakukan pengerjaannya. Karena ini masalah keamanan sekolah," katanya.

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved