Dalami Kelayakan Gedung Parkir Detos, Polisi Panggil Saksi Ahli

Polresta Depok akan memanggil saksi ahli untuk memeriksa dan mengecek kelayakan serta standar konstruksi bangunan gedung parkir Detos.

Dalami Kelayakan Gedung Parkir Detos, Polisi Panggil Saksi Ahli
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Foto Honda Jazz yang terjun dari gedung parkir pusat perbelanjaan Detos di Jalan Margonda, Depok, Rabu dinihari, serta gedung parkir. 

WARTA KOTA, DEPOK - Kepolisian Resort Kota (Polresta) Depok akan memanggil saksi ahli untuk memeriksa dan mengecek kelayakan serta standar konstruksi bangunan gedung parkir di pusat perbelanjaan Depok Town Square (Detos) terkait kasus terjunnya mobil Honda Jazz B 1458 EMH warna merah, Rabu (2/3/2016) dinihari yang menewaskan dua penumpangnya.

Hal itu dilkatakan Kasat Reskrim Polresta Depok Komisaris Teguh Nugroho di Mapolresta Depok, Kamis (3/3/2016).

"Kami bukan ahlinya mengenai gedung perparkiran ini. Karenanya akan kami panggil saksi ahli untuk membantu kami, melihat kelayakan gedung. Sebab kenapa pembatas gedung mudah hancur saat ditabrak mobil. Semuanya akan dilihat secara objektif termasuk IMB gedung," kata Teguh.

Menurut Teguh, untuk kecelakaan mobilnya sendiri ditangani oleh Satlantas Polresta Depok. Sementara pihaknya mendalami adanya kemungkinan pidana lain, termasuk kelayakan konstruksi gedung parkir.

"Kami masih periksa saksi, dokumen dan observasi lapangan," kata Teguh.

Mengenai temuan kondom, dugaan pengendara mabuk miras serta adanya pil penenang, kata Teguh, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan urine dan sampel darah pengemudi mobil dan penumpangnya yang tewas dari rumah sakit.

"Apakah semua temuan barang bukti itu terkait, kita juga masih dalami sembari menunggu hasil pemeriksaan dari rumah sakit," kata Teguh.

Sebelumnya Manajer Komunikasi Detos Ferry Firdaus memastikan bahwa kemanan gedung parkir yang dikelolanya sangat ideal dan memenuhi standar keamanan yang ada.

Menurut Ferry, peristiwa jatuhnya mobil Honda Jazz dari lantai P-5 ke lantai P-1 murni karena kelalaian pengendara.

"Selama 11 tahun gedung kami ada, tidak pernah ada peristiwa seperti ini. Sebab keamanan dan kelayakan gedung kami sangat ideal dan sesuai standar. Jadi peristiwa itu karena pengendara kurang mahir mengemudikan mobil sehingga lalai," kata Ferry.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help