Jalan Karang Satria Bekasi Ambles

Sisi barat Jalan Karang Satria, Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, ambles, Rabu (2/3/2016) siang.

Jalan Karang Satria Bekasi Ambles
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Sisi barat Jalan Karang Satria, Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, telah ambles, Rabu (2/3/2016) siang. Akibatnya, kendaraan yang melaju dari arah selatan menuju utara menjadi tersendat sejauh satu kilometer. 

WARTA KOTA, BEKASI -- Sisi barat Jalan Karang Satria, Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, ambles, Rabu (2/3/2016) siang.

Akibatnya, kendaraan yang melaju dari arah selatan menuju utara menjadi tersendat dan terjadi kemacetan panjang sejauh satu ilometer.

Pasalnya, jalan tersebut tak bisa dilintasi, sehingga pengendara harus bergantian dengan arah sebaliknya.

Syahrul (32) salah seorang warga sekitar menuturkan, sebetulnya jalan tersebut telah ambles sejak Minggu (29/2) lalu. Dia menduga, jalan tersebut ambles karena bagian bawah tanah jalan sudah kerap tergerus air di Kali Bekasi. Karena debit air di kali itu sudah menyamakan bibir jalan.

"Mungkin bagian bawah tanahnya tidak kuat menahan derasnya air, sehingga bawahnya bergeser dan berdampak pada jalan di atasnya ambles," ujar Syahrul saat ditemui di lokasi, Rabu (2/3) petang.

Menurut dia, insiden ini merupakan peristiwa yang ketiga kalinya. Sebelumnya, pada tahun lalu dan tiga tahun sebelumnya, kondisi jalan tersebut pernah ambles. Akan tetapi, insiden sekarang lebih parah, karena panjangnya mencapai 50 meter.

"Dulu tidak separah ini, kalau ini sangat parah sampai jalan di sisi barat ditutup dan kendaraan yang mau lewat terpaksa bergantian lewat sisi timur," kata Syahrul.

Sekretaris Dinas Bina Marga dan Tata Air (Disbimarta) Kabupaten Bekasi, Ted Heraldi mengatakan, pihaknya akan melakukan penanganan sementara di jalan tersebtu dengan memberi batu-batu kerikil. Dengan demikian, kendaraan bisa melintasi jalan tersebut.

Namun bila kondisinya sangat parah, pihaknya akan melakukan perbaikan secara permanen. Anggarannya pun, kata dia, dialokasikan dari dana tanggap darurat.

"Soalnya kalau menunggu lelang, kasihan pasti lama. Tapi yang jelas sekarang kita kasih kerikil dulu supaya tidak ada kemacetan di sana," katanya.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help