Liga Indonesia

Cari Kemenangan, Jafri Benahi Kesalahan Tim

Pelatih Mitra Kukar, Jafri Sastra menargetkan poin penuh saat menghadapi PS TNI di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Rabu (2/3) pukul 16.30.

Cari Kemenangan, Jafri Benahi Kesalahan Tim
Kompas.com
Skuat Mitra Kukar. 

WARTA KOTA, PALMERAH - Pelatih Mitra Kukar, Jafri Sastra menargetkan poin penuh saat menghadapi PS TNI di laga lanjutan fase grup C Piala Gubernur Kaltim di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Rabu (2/3) pukul 16.30.

Untuk mendapatkan kemenangan, Jafri pun melakukan evaluasi dan membenahi sejumlah kesalahan tim setelah kalah telak 0-3 dari Madura United pada 28 Februari 2016.

"Kami telah melakukan evaluasi dan pembenahan setelah kekalahan kemarin. Agar bisa dapat poin penuh, semua kesalahan itu harus diminimalisir saat melawan PS TNI," kata Jafri kepada Super Ball, Selasa (1/3).

Jafri menjelaskan, evaluasi yang dilakukan terkait kurangnya komunikasi pemain belakang, kerjasama di semua lini, dan penyelesaian akhir di lini depan.

"Kehilangan Patrick Dos Santos membuat anak-anak tidak main dengan tajam. Pengganti Patrick yang merupakan penyerang muda, Siswanto, Hendra Bayauw, Yogi Rahadian, dan Ronald Setmot belum maksimal. Mereka seperti kaget di laga pertama lawan Madura kemarin. Sepertinya mental mereka belum baik di laga kemarin. Di laga berikutnya mereka pasti sudah lebih adaptatif," ujar Jafri.

Dua pemain asing yang baru bergabung, seperti Romario Reginaldo Alves dan Adriano Guerra Strack juga terlihat belum padu, karena butuh waktu untuk adaptasi.

"Wajar mereka belum padu, karena baru bergabung. Sehingga sulit untuk tembus ke daerah pertahanan lawan. Apalagi Madura memiliki pemain belakang yang berkualitas. Tetapi saya yakin, kedua pemain asing itu akan cepat beradaptasi dan bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya," ucap Jafri.

Untuk pemain belakang, dikaui Jafri belum maksimal.

"Gol pertama akibat kurangnya kerjasama di lini belakang. Dua gol tim lawan dari tendangan bebas. Maka di laga melawan PS TNI dua kesalahan itu harus jangan sampai terjadi. Pemain belakang harus benar-benar solid, fokus, dan konsentrasi di sepanjang pertandingan," tambah Jafri.

Secara keseluruhan, Jafri menilai anak asuhnya bermain dengan pola dan skema yang sesuai dengan instrukrinya.

Halaman
123
Penulis: Sigit Nugroho
Editor: Andy Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved