Kasus Pembunuhan

TKP Pembunuhan di Jaktim, Pembunuh Bocah SD Disidang di Depok

Pembunuhan terhadap bocah kelas I SD asal Beji, Depok, yang dilakukan Juniar Arifin (35) alias Begeng terjadi di rumah Begeng di Lubang Buaya, Minggu.

TKP Pembunuhan di Jaktim, Pembunuh Bocah SD Disidang di Depok
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Begeng, penculik dan pembunuh bocah SD, yang diduga menyiksa sebelum membunuh korbannya yang tidak berdaya. 

WARTA KOTA, DEPOK - Pembunuhan terhadap bocah kelas I SD asal Beji, Depok, yang dilakukan Juniar Arifin (35) alias Begeng terjadi di rumah Begeng di Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (7/2/2016) lalu.

Namun, kasus penculikan dan pembunuhan bocah berusia 7 tahun itu, kemungkinan besar akan tetap disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Kota Depok.

Hal tersebut dilakukan dengan sejumlah pertimbangan, diantaranya agar keluarga dan kerabat korban yang tinggal di Beji, Depok, dapat mengikuti dan memantau jalannya persidangan dengan lebih efektif.

Alasan lainnya, penculikan yang dilakukan Begeng terhadap bocah berusia 7 tahun itu dilakukan di Beji, Depok, sebelum akhirnya ia membunuh korban.

Kesepakatan dan kemungkinan untuk tetap menyidangkan Begeng di PN Kota Depok diungkapkan, Herman Dionne, pengacara yang ditunjuk polisi mendampingi Begeng, saat dihubungi Warta Kota, Selasa (16/2/2016).

"Memang bisa saja juga dilakukan di PN Jakarta Timur karena lokasi dan tempat kejadian perkara pembunuhannya terjadi di wilayah Jakarta Timur. Namun demi keadilan bagi keluarga korban, dan memudahkan segalanya, kita coba tetap disidangkan di PN Depok," kata Herman.

Menurut Herman, alasan lain persidangan kasus Begeng dilakukan di PN Depok, karena kasus ini juga berhasil diungkap jajaran Polresta Depok.

Sehingga pemberkasan kasusnya akan lebih cepat dan efektif dilakukan dengan berkoordinasi bersama Kejari Depok dan akhirnya dibawa ke PN Depok.

Selain itu kata dia dalam persidangan nanti, bisa jadi diperlukan keterangan saksi dari kepolisian yakni aparat Polresta Depok yang mengungkap kasus ini, sehingga saksi lebih dekat dijangkau jika kasus disidangkan di PN Depok.

"Juga atas saksi-saksi lainnya dari keluarga, kerabat dan tetangga korban, yang kebanyakan warga Depok," kata Herman.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help