Banjir di DKI Jakarta

Jakarta masih Banjir, Seperti Ini Perintah Basuki ke Kadis Tata Air

Basuki sudah sampaikan, alat berat kerja full saja.

Jakarta masih Banjir, Seperti Ini Perintah Basuki ke Kadis Tata Air
Warta Kota/Bintang Pradewo
Ilustrasi. Bencana banjir di antaranya melanda kawasan Kemang Selatan, Jakarta Selatan. 

WARTA KOTA, BALAI KOTA -- Memasuki puncak musim hujan yang diperkirakan terjadi pada sekira tanggal 15 sampai 20 Februari 2016, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus berbenah diri.

Apalagi, beberapa tanggul jebol, sehingga hingga mengakibatkan banjir karena luapan air yang menggenangi ratusan rumah.

Sementara, Kepala Dinas (Kadis) Tata Air, Teguh Hendarwan, yang baru saja dilantik pada 3 Desember 2015, mengaku bahwa Jakarta siap menghadapi puncak musim hujan.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama memiliki perintah khusus kepada Kadis Tata Air.

"Kita sudah sampaikan, alat berat kerja full saja. Kan dia baru beberapa bulan, pak Kadis baru (menjabat)," kata Ahok, usai menghadiri acara Qlue Indorunners di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (13/2/2016).

Selain alat berat, ia juga meminta pompa-pompa air disiagakan. Pompa yang rusak diperbaiki.

"Dulu kan semua alat berat nggak jalan, pompa nggak dikerjain. Memang ada pompa yang sedang diperbaiki, saya bilang alat berat harus dipakai semaksimal mungkin. Kalau perlu 21 jam," tegas Ahok.

Selain itu, Ahok juga tetap meminta pembongkaran bangunan-bangunan liar yang ada di bantaran kali.

Ia meminta kepada Teguh untuk tidak tebang pilih.

"Nah soal gusur rumah orang, yang kena saluran bongkar aja terus. Termasuk inlet-inlet penghubung-penghubung, bongkar terus. Karena hampir semua ruko, rumah orang ditutupin semen ya kita bongkar nggak ada pilihan," katanya.

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved