Atraksi Puluhan Karateka Belia Depok Pukau Agus Yudhoyono

Mereka beraksi dalam acara serah terima jabatan (sertijab) Komandan Batalyon Perhubungan.

Atraksi Puluhan Karateka Belia Depok Pukau Agus Yudhoyono
Warta Kota/budi sam law malau
Para karateka cilik dari sejumlah sekolah sd dan tk di Depok unjuk kebolehan dalam acara serah terima jabatan (sertijab) Komandan Batalyon Perhubungan dari Letkol CHB, Ade Sofian Ristiandy kepada Mayor CHB, Kristia Wisnu Wardana, Rabu (10/2/2016), yang dihadiri putra Presiden SBY, Agus Yudhoyono. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Puluhan karateka belia dari perguruan Gojuryu Karate-Do Shinbukan Seluruh Indonesia (Gokasi) Yonhub AD unjuk kebolehan di depan para prajurit dan perwira TNI AD, di Markas Batalyon Perhubungan Angkatan Darat (Yonhub AD), Jatijajar, Tapos Depok, Rabu (10/2/2016).

Mereka beraksi dalam acara serah terima jabatan (sertijab) Komandan Batalyon Perhubungan dari Letkol CHB, Ade Sofian Ristiandy kepada Mayor CHB, Kristia Wisnu Wardana.

Kemampuan bela diri, para karateka cilik dari sejumlah sekolah dan TK di Depok ini cukup memukau para undangan yang hadir.

Tak terkecuali putra sulung mantan Presiden RI ke 6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Mayor Inf Agus Harimurti Yudhoyono yang menjabat sebagai Komandan Batalyon Inf Mekanis 203/ Arya Kemuning.

"Saya kagum lihat anak-anak yang menunjukkan aksi bela dirinya itu," kata Agus.

Menurutnya kemampuan bela diri yang dimiliki sejak usia dini oleh siswa SD dan TK di Depok ini adalah sesuatu hal yang sangat positif.

Sebab, kata dia beladiri dan bela negara sangat erat kaitannya dalam menumbuhkan jiwa nasionalis dan idealnya sudah mulai dikenalkan sejak dini.

"Bela negara dengan kemampuan bela diri ini memang sudah seharusnya ditanamkan sejak usia dini," kata Agus.

Bahkan, kata Agus, hal itu wajib diberikan ke anak-anak supaya dapat menumbuhkan jiwa nasionalis mereka.

"Karena setiap bangsa, harus memiliki kecintaan terhadap tanah air dan negaranya. Caranya bisa melalui edukasi informal maupun formal dan lainnya, termasuk aksi karateka yang mereka lakukan ini," kata Agus.

Agus mengatakan, bela negara juga bertujuan memperkenalkan pentingnya rasa nasionalisme untuk membangun bangsa, saat anak sudah dewasa.

Peragaan beladiri karateka cilik dari perguruan Gokasi Yonhub AD merupakan salah satu rangkaian acara sertijab Komandan Batalyon Perhubungan dari Letkol CHB, Ade Sofian Ristiandy kepada Mayor CHB, Kristia Wisnu Wardana. Sertijab dilakukan langsung oleh Direktur Perhubungan TNI AD Brigjen, TNI Budi Priono.

Sementara itu, Simpay Sentioko, salah satu Guru Karate Perguruan Gokasi Yonhub AD menjelaskan, bela diri yang diperkenalkan sejak dini, bisa membuat anak menjadi pribadi yang sehat baik fisik dan mental.      

"Saya berharap anak-anak menjadi pribadi yang memiliki kecintaan membela negara, bertanggungjawab dan disiplin, serta bisa berprestasi," kata Sentioko.

Bahkan kata dia dengan kemampuan bela diri ini diharapkan anak-anak dapat terhindar dari aksi kejahatan dan hal-hal negatif lainnya.

"Supaya mereka bisa memberi perlawanan terutama bagi anak perempuan, ketika dia merasa disakiti atau mengalami pelecehan dari orang dewasa. Paling tidak anak bisa menghindar dari upaya kejahatan yang mengancamnya," kata Sentioko.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved