Penipuan

Kombes Gadungan Jual Senjata Air Soft Gun

Budi Kurniawan (46), polisi gadungan yang mengaku berpangkat Komisaris Besar, jual airsoft gun dibekuk.

Kombes Gadungan Jual Senjata Air Soft Gun
Puskominfo Humas Polda Metro
Kapolsek Sukmajaya Kompol Agus Widodo memperlihatkan airsoft gun yang dibawa seorang pengendara motor. 

WARTA KOTA, DEPOK— Budi Kurniawan (46), polisi gadungan yang mengaku berpangkat Komisaris Besar, dan tengah menawarkan senjata airsoft gun kepada salah seorang dokter dibekuk aparat Polresta Depok, di kawasan Kelapa Dua, Cimanggis, Depok, Senin (8/2/2016) siang.

Dari tangannya disita dua senjata airsoft gun beserta sejumlah pelurunya.

Kapolresta Depok Kombes Dwiyono menuturkan penangkapan Budi Gunawan yang mengaku sebagai seorang perwira polisi untuk memuluskan penjualan airsoft gun miliknya, berawal dari laporan masyarakat yang curiga terhadap pelaku.

Dari kecurigaan dan laporan masyarakat itulah, kata Dwiyono, pihaknya langsung meresponnya dan berhasil membekuk pelaku.

"Saat kami amankan, yang bersangkutan sedang menawarkan airsoft gun ke calon pembelinya seorang dokter," kata Dwiyono.

Menurut Dwiyono, pelaku yang mengaku sebagai seorang perwira polisi dilakukannya agar calon pembelinya percaya senjata airsoft gun yang dijualnya adalah resmi.

Padahal kata dia, airsoft gun tidak bisa diperjualbelikan secara bebas kecuali untuk keperluan tertentu seperti olahraga dan harus ada izin resminya.

"Kami menghimbau masyarakat supaya jangan mudah percaya atas siapa saja yang mengaku-ngaku polisi. Untuk memastikannya agar mengecek identitas dan tanda pengenal anggota polisi," kata Dwiyono.

Saat diamankan, kata Dwiyono, pelaku tidak mengenakan pakaian dinas polisi, namun berpakaian sipil.

Atas aksinya pelaku akan dijerat pasal penipuan serta pasal kepemilikan senjata api airsoft gun ilegal berikut UU Darurat dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.

"Kami masih kembangkan lagi kasusnya, dari mana yang bersangkutan mendapatkan airsoft gun ilegal," katanya

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help