Tersisa 12 Pasien DBD di RSUD Depok

Lonjakan jumlah pasien DBD yang masuk dan dirawat di RSUD Depok sampai akhir Januari lalu yang mencapai 152 orang, kini sudah mulai berkurang.

Tersisa 12 Pasien DBD di RSUD Depok
Tribunnews
Ilustrasi nyamuk demam berdarah. 

WARTA KOTA, DEPOK - Lonjakan jumlah pasien DBD yang masuk dan dirawat di RSUD Depok sampai akhir Januari lalu yang mencapai 152 orang, kini sudah mulai berkurang.

Jika sebelumnya puluhan pasien DBD mesti dirawat di selasar karena keterbatan kapasitas tempat tidur di ruangan, sampai Kamis (4/2/2016) sore ini jumlah pasien DBD yang tersisa di rawat di RSUD Depok tinggal 12 orang.

Hal itu dikatakan Manager On Duty RSUD Depok, Riyanto, Kamis. "Sampai Kamis ini, pasien DBD yang dirawat tersisa 12 pasien. 7 pasien anak dan 5 dewasa," kata Riyanto.

Sementara pasien penderita DBD lainnya sudah diperbolehkan pulang sejak Selasa (2/2/2016) lalu.

Karenanya kata dia selasar rumah sakit yang sejak seminggu lalu sampai dua hari lalu masih dipenuhi pasien yang dirawat kini sudah tidak lagi.

"Tinggal satu pasien anak di selasar. Karena ruangan kami penuh," katanya.

Menurutnya RSUD Depok memiliki kapasitas 71 tempat tidur. Semuanya kini penuh ditempati pasien lain selain penderita DBD.

Riyanto mengatakan dari sisa 12 pasien DBD yang masih dirawat di RSUD Depok, satu pasien merupakan warga Parung, Bogor.

Ia menjelaskan sampai saat ini, di awal tahun 2016, RSUD Depok sudah merawat 152 pasien DBD. Dimana 126 merupakan warga Depok dan 26 lainnya warga luar Depok.

Untuk warga Depok penderita DBD, Riyanto memastikan membebaskan dari biaya rumah sakit dengan menunjukkan KTP Depok atau KK warga Depok.

Kepala Dinas Kesehatan Depok Lies Karmawati menegaskan pembebasan biaya pasien DBD bagi warga Depok adalah program pemerintah rutin sejaka beberapa tahun lalu.

Sebab kata dia semua wilayah di Kecamatan Depok adalaha endemis DBD. "Jadi semua biaya pasien DBD warga Depok di RSUD Depok ditanggung dari APBD," katanya.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved