Kasus Pencurian

Residivis Curanmor Ditangkap Saat Hendak Beraksi di Bekasi

Residivis kasus pencurian sepeda motor ditangkap polisi saat beraksi di Jalan Raya Rawa Bugel, Margamulya, Bekasi Utara, Rabu (3/2/2016) petang.

Residivis Curanmor Ditangkap Saat Hendak Beraksi di Bekasi
Tribunnews.com
Ilustrasi 

WARTA KOTA, BEKASI - Residivis kasus pencurian sepeda motor ditangkap polisi saat hendak beraksi di Jalan Raya Rawa Bugel, Kelurahan Margamulya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Rabu (3/2/2016) petang. Pelaku, Slamet alias Mami' (27) dan Dwi Kristianto alias Tongkeng (24) langsung digelandang ke Polsek Bekasi Utara.

Sedangkan Asbi (23) pelaku lainnya, ditangkap dari hasil pengembangan polisi terhadap dua rekannya. Asbi ditangkap di rumahnya, Jalan KH. Muchtar Tabrani RT 01/12, Bekasi Utara, Kota Bekasi beberapa jam kemudian.

Kepala Kepolisian Sektor Bekasi Utara, Komisaris Mugiyono, mengatakan, Slamet dan Dwi merupakan kawanan pencuri yang sudah diburu polisi. Sudah banyak, kasus pencurian sepeda motor yang diterima polisi dengan ciri-ciri pelaku mirip seperti Slamet.

"Keduanya merupakan residivis kasus pencurian sepeda motor," ujar Mugiyono.

Menurut dia, keduanya ditangkap saat hendak menggasak motor korban di lokasi. Beruntung, tim buru sergap (buser) Polsek Bekasi Utara yang mengenalnya bergegas menangkap mereka.

"Kami tangkap tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke Polsek untuk diperiksa," katanya.

Kepada penyidik, mereka mengaku biasa beraksi dari pukul 09.00 sampai 15.00. Bahkan bila dihitung, mereka telah melancarkan aksinya sebanyak 25 kali di wilayah Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi.

"Untuk di wilayah Bekasi Utara mereka beraksi 10 kali, Bekasi Timur empat kali, Bekasi Barat satu kali dan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi 10 kali," ucap Mugiyono.

Biasanya, kata dia, motor hasil curiannya dijual ke daerah Karawang, Jawa Barat dengan harga bervariasi tergantung kondisi motornya. Namun dari yang termurah sebesar Rp 2 juta per unit dan termahal Rp 5 juta per unit.

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat warna merah nopol B 3242 KUN hasil curiannya, lima buah anak kunci Leter T dan satu unit ponsel.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang bakal dihukum penjara maksimal lima tahun.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved