Liga Indonesia

Jafri Sastra Tak Berani Pasang Tinggi di PGK

Pelatih Mitra Kukar, Jafri Sastra tidak berani memasang target tinggi di Piala Gubernur Kaltim (PGK).

Jafri Sastra Tak Berani Pasang Tinggi di PGK
Wartakotalive.com/Jun Mahares
Jafri Sastra, pelatih Semen Padang 

WARTA KOTA, PALMERAH - Pelatih Mitra Kukar, Jafri Sastra tidak berani memasang target tinggi di Piala Gubernur Kaltim (PGK).

Meski sebagai 'tuan rumah', tetapi Jafri tidak mau bombastis.

"Kami memang berhasil menjadi juara di Piala Jenderal Sudirman, tetapi itu bukan ukuran bisa mendapat hasil yang sama di Piala Gubernur Kaltim. Bisa saja di turnamen nanti persaingan akan lebih berat. Jadi kami memang jangan jumawa dan merasa lebih baik dari tim lain. Kerja keras dulu, jangan bicara soal target," kata Jafri kepada Super Ball, Rabu (3/2).

Jafri tidak berani banyak bicara terkait target di PGK, karena timnya baru akan latihan pada 10 Februari 2016.

"Bagaimana bisa bicarakan soal target. Latihan saja belum. Jangan bicara terlalu tinggi dulu sebelum melihat kekuatan tim. Kalau sudah terlihat kekuatan tim, baru bisa bicara soal target. Jadi saya tidak mau terburu-buru bicara target di PGK," ujar Jafri.

Meski demikian, Jafri tetap berharap anak asuhnya bisa kembali mempertahankan gelar juara di Piala Jenderal Sudirman.

"Untuk mempertahankan gelar diperlukan kerja keras dan semangat yang tinggi. Sebaiknya kami konsentrasi di dalam persiapan dulu. Masih panjang pekerjaan yang akan dikerjakan. Saya mengimbau kepada pemain agar tidak terbebani dengan gelar juara kemarin. Melainkan tetap konsentrasi berlatih untuk memperbaiki segala kekurangan. Jika performa sudah maksimal, maka hasil yang didapatpun akan baik pula," jelas Jafri.

Jafri mengucapkan, persaingan di PGK akan tidak kalah sengit dibanding Piala Presiden dan Piala Jenderal Sudirman.

"Persaingan akan sangat ketat khususnya tim dari Kalimantan. Tim-tim di Kalimantan, khususnya pasti melakukan persiapan yang maksimal agar bisa memenangkan trofi di turnamen ini. Bagi kami turnamen ini menjadi tantangan untuk kembali mendapatkan gelar juara. Karena tidak mudah untuk mempertahankan gelar juara dari turnamen sebelumnya. Itu yang membuat saya tidak berani bicara target sekarang," ucap Jafri.

Jafri menerangkan, dirinya senang dengan diundurnya pelaksanaan PGK yang semula pada 6 Februari menjadi 5 Maret 2016.

Halaman
1234
Penulis: Sigit Nugroho
Editor: Andy Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved