Kopi Beracun

Psikolog: Polisi Sudah Bisa Tetapkan Tersangka Kasus Mirna

Alat bukti kasus kematian Wayan Mirna Salihin (27) dari sisi psikologi sudah cukup untuk menetapkan tersangka.

Psikolog: Polisi Sudah Bisa Tetapkan Tersangka Kasus Mirna
KOMPAS.com/Andri Donnal Putera
Salah satu saksi kasus meninggalnya Wayan Mirna Salihin, Jessica, tiba di Mapolda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan, Rabu (20/1/2016) pukul 13.00 WIB. 

WARTA KOTA, PALMERAH— Alat bukti kasus kematian Wayan Mirna Salihin (27) dari sisi psikologi sudah cukup untuk menetapkan tersangka.

Saksi ahli psikolog yang jadi saksi ahli dalam pemeriksaan, Sarlito Wiryawan, mengungkapkan hal itu usai keterangannya dimasukkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Polda Metro Jaya, Kamis (28/1/2016).

"Alat buktinya sudah signifikan terserah pada Direktur Reserse untuk melanjutkan (menetapkan tersangka)," kata Sarlito kepada wartawan, termasuk Wartakotalive.com.

Lebih lanjut, Sarlito mengungkapkan, bukti yang sudah signifikan itu merupakan alat bukti terkait psikologi.

"Sebab saya memberikan keterangan sesuai bidang saya, psikologi," kata Sarlito.

Jessica depresi

Jessica Kumala Wongso, teman Wayan Mirna Salihin (27), mendatangi kantor Komnas HAM, Rabu (27/1/2016).

Ia datang bersama kuasa hukumnya, Yudi Wibowo.

"Jessica ini kan depresi, makanya kita datang ke Komnas HAM," kata Yudi di Komnas HAM, Jakarta Pusat, Rabu.

Yudi membantah bahwa Jessica melapor ke Komnas HAM. Jessica bersama Yudi hanya mengobrol dengan anggota Komnas HAM.

Halaman
12
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help