Razia Minuman Keras

Istri Polisi Jadi Distributor Miras di Depok, Cuma Dikenai Tipiring

Untuk kesekian kalinya usaha distributor miras yang dikelola H, istri perwira polisi, di Jalan Radar, Cimanggis, Depok digerebek polisi.

Istri Polisi Jadi Distributor Miras di Depok, Cuma Dikenai Tipiring
Wartakotalive.com/Budi Samlaw Malau
Ilustrasi : Petugas menyita 6 kardus miras ilegal jenis whisky dari warung di Jalan Kelapa Dua Cimanggis, Depok, Selasa (5/1/2016) malam. 

WARTA KOTA, DEPOK - Untuk kesekian kalinya usaha distributor minuman keras (miras) yang dikelola H, istri perwira polisi, di sebuah rumah dua lantai di Jalan Radar, Cimanggis, Depok digerebek aparat Polresta Depok.

Kali ini penggerebekan dilakukan pada Kamis (21/1/2016) sore.

Walaupun begitu, aparat Polresta Depok tidak dapat berbuat banyak terhadap H, selain menyita ribuan botol miras dan ratusan kantong miras oplosan.

Petugas hanya kembali mendata H dan memberikan sanksi tipiring, yakni berupa denda saja. Sebelumnya petugas sempat mengamankan H namun dipulangkan kembali.

Kapolresta Depok Kombes Dwiyono membenarkan, pihaknya sudah berkali-kali merazia usaha distributor miras milik H.

Sebelumnya petugas juga sudah merazia miras di rumah milik H itu pada Desember 2015 lalu. Saat itu razia dilakukan menjelang tahun baru dan mengamankan ratusan miras di sana.

Nyatanya, H tidak juga kapok dan terus membuka usahanya.

"Memang sudah berkali-kali kita razia namun, H yang juga istri dari seorang perwira polisi ini tidak jera juga. Ia terus membuka usaha miras di rumahnya di Depok," kata Dwiyono, Kamis (21/1/2016).

Menurut Dwiyono, sanksi yang tidak berat yakni hanya tindak pindana ringan sesuai Perda Kota Depok, menjadi alasan utama banyaknya penjual miras dan distributor tidak jera dan kembali berjualan sekalipun sudah dirazia.

"Untuk kali ini ya, kami data dan kami kenai tipiring saja," kata Dwiyono.

Menurut Dwiyono, dalam razia ini pihaknya mengamankan ribuan botol miras dan ratusan kantong plastik miras oplosan.

"Miras yang kami amankan dari berbagai merek baik lokal maupun impor," kata Dwiyono.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved