Jalan Penghubung Pluit Raya Ambles

Jalan penghubung Pluit Permai Raya menuju ke arah Jalan Pluit Timur Raya, di tikungan depan Waduk Pluit, Jakarta Utara, Selasa (19/1/2016), ambles.

Jalan Penghubung Pluit Raya Ambles
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Jalan penghubung Pluit Permai Raya menuju ke arah Jalan Pluit Timur Raya, tepatnya di tikungan depan Waduk Pluit, Jakarta Utara, Selasa (19/1/2016) siang ambles. 

WARTA KOTA, PENJARINGAN - Jalan penghubung Pluit Permai Raya menuju ke arah Jalan Pluit Timur Raya, tepatnya di tikungan depan Waduk Pluit, Jakarta Utara, Selasa (19/1/2016) siang ambles.

Kondisi itu terjadi karena banyaknya kendaraan berat yang melintas dan tidak adanya pondasi jalan yang menyanggah.

Pantauan di lokasi, tampak sisi jalan penghubung tersebut amblas dengan diameter 5x3 meter serta kedalaman yang mencapai lima meter.

Kondisi itu juga menjadi perhatian para pengguna kendaraan bermotor baik roda empat maupun roda dua.

Tidak hanya itu saja, para pejalan kaki juga sesekali melihat jalan yang amblas tersebut walaupun sudah dipasangi seng. Sementara belasan orang pekerja terlihat sedang memperbaiki jalan yang amblas.

Para pekerja yang memperbaiki jalan tersebut mengaku dari perusahan pipa gas HK. Selain petugas yang dikerahkan, alat berat juga diturunkan untuk mengeruk tanah yang amblas ke bawah demi mempercepat proses perbaikan.

Salah seorang pekerja, Adang (29) mengungkapkan amblasnya jalan penghubung itu karena tidak adanya penahan di bawah jalan yang diketahui merupakan saluran air dari pemukiman warga menuju Waduk Pluit.

"Ini enggak ada penahan atau pondasinya, makanya enggak kuat. Hasilnya kayak begini, ambles jalannya," ujar Adang.

Sementara itu petugas keamanan di wilayah tersebut, Sepudin (32) menambahkan, tidak hanya pondasi saja yang menjadi masalah. Banyaknya kendaraan berat yang melintas, juga menjadi salah satu penyebab amblasnya jalan tersebut.

"Ada banyak kendaraan berat yang melintas di daerah sini, saya menduga truk-truk yang bawa material bangunan proyek pembangunan jalan layang menjadi salah satu penyebab," tutupnya.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved