Razia Minuman Keras

Banyak Warung Kelontong di Depok Jual Miras

Meski jelas-jelas dilarang, sejumlah warung kelontong di Depok, terutama di seputaran Terminal Depok, diam-diam menjual minuman keras.

Banyak Warung Kelontong di Depok Jual Miras
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Ilustrasi minuman keras (miras) 

WARTA KOTA, DEPOK - Meski jelas-jelas dilarang, sejumlah warung kelontong di kawasan Pancoran Mas, Kota Depok, terutama yang berada di seputaran Terminal Depok, diam-diam ternyata menjual minuman keras (miras).

Mereka menjual miras biasanya di akhir pekan atau di malam libur.

Hal itui terbukti saat aparat Polsek Pancoran Mas, Depok melakukan raiza miras, Minggu (17/1/2016) dinihari.

Ratusan miras berbagai jenis serta miras oplosan jenis ciu berhasil disita aparat dari sejumlah warung kelontong dan warung jamu di kawasan Pancoran Mas, Depok.

Kapolsek Pancoran Mas, Komisaris Tata Irawan menyebutkan ratusan botol miras dan puluhan kantong plastik miras oplosan jenis ciu disita pihaknya dari sejumlah warung kelontong dan warung jamu di wilayahnya.

"Mereka menjualnya diam-diam atau sembunyi-sembunyi. Semuanya kami sita dari warung kelontong dan warung jamu yang ada di Pancoran Mas," kata Tata, Minggu (17/1/2016) sore.

Menurut Tata, meski miras yang mereka jual kebanyakan miras pabrikan, dipastikan penjualan dilakukan ilegal.

Selain itu katanya dikhawatirkan konsumen yang membeli miras mengoplosnya dengan jenis minuman lain yang bisa berbahaya dan menimbulkan kematian, seperti yang sudah terjadi di Depok beberapa waktu lalu.

"Karenanya kami akan rutin melakukan razia ini," kata Tata.

Kepada para pedagang, kata Tata, pihaknya sudah mendata mereka dan meminta agar tidak lagi menjual miras secara sembunyi-sembunyi. Jika ke depan mereka kembali kedapatan menjual miras, maka sanksi lebih tegas akan diberikan mulai sanksi denda hingga kurungan.

Razia miras juga dilakukan aparat Polsek Beji, Minggu dinihari. Dalam razia itu petugas menyita 8 botol miras yang dijual di warung kelontong di perempatan Kukusan, Beji, Depok.

Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved