Wali Kota Bogor Dilaporkan ke Mabes Polri

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto dilaporkan Gunawan Hasan pemilik tempat karaoke Nada Lestari ke Mabes Polri, Senin (11/1/2016).

Wali Kota Bogor Dilaporkan ke Mabes Polri
Warta Kota/Soewidia Henaldi
Bima Arya memilih berkantor sementara di pos Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) Kota Bogor. 

WARTA KOTA, BOGOR - Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto dilaporkan Gunawan Hasan pemilik tempat karaoke Nada Lestari ke Mabes Polri, Senin (11/1/2016).

Gunawan melaporkan Bima Arya atas tuduhan penyalahgunaan wewenang dengan melakukan penutupan tempat usaha miliknya pada 23 Desember 2015 lalu.

"Didobraknya itu kamar pribadi saya, diguling-guling kasur dan barang-barang di kamar itu," kata Gunawan saat dikonfirmasi melalui telepon selularnya.

Selain itu Bima Arya juga dituding melakukan penggeledahan terhadap barang-barang pribadi miliknya.

"Tidak ada surat izin menggeledah, saya juga tahu dia mencari apa, cari bir lah, cari sabu-sabu mungkin atau obat-obat bodrek itu dia cari," ujarnya.

Gunawan bersama tim kuasa hukumnya, menuntut Bima dalam bentuk pidana dan memPTUNkan surat penolakan izin usaha karaoke.

Menurutnya, selama ini proses perizinan sedang berjalan, seluruh syarat dan berbagai unsur sudah dipenuhi serta memenuhi prosedur yang ada.

"Dilihat dari tata ruang usaha saya ada di lokasi pelayanan jasa, kenapa dilarang, izin warga sudah ada, segala macamnya sudah ada, malah ditolak juga," kata Gunawan.

Seperti yang diketahui, pada 23 Desember 2015 lalu, Bima Arya melakukan inspeksi mendadak ke tempat karaoke Nada Lestari di daerah Bogor Barat, Kota Bogor.

Bima Arya menutup tempat karaoke itu karena tempat hiburan itu belum mengantungi izin operasi.

Penulis: Soewidia Henaldi
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved