Butuh Satu Jam untuk Evakuasi Ratusan Karung Beras Bertumpahan di Jalan Yos Sudarso

Ratusan karung beras milik Bulog tersebut rencananya akan diretribusikan ke daerah Karawang, Jawa Barat.

Butuh Satu Jam untuk Evakuasi Ratusan Karung Beras Bertumpahan di Jalan Yos Sudarso
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Karung beras Bulog yang berhamburan di Jalan Yos Sudarso, Jumat (8/1/2016). 

WARTA KOTA, TANJUNG PRIOK - Ratusan karung beras bulog yang diangkut truk trailler hijau BG8290UO berhamburan di Jalan Yos Sudarso, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (8/1), sekitar pagi tadi.

Terhitung satu jam lebih pengevakuasian ratusan karung beras tersebut ke truk trailler.

"Ada hampir satu jam-an pak. Memang rada lama karena beresin beras yang berceceran. Diketahui sekitaran jam 10-an deh berhamburannya. Dapat dievakuasi jam 11-an lewat. Jelang-jelang mau shalat jum'at pak. Makanya dipercepat," ujar salah seorang kuli beras yang diketahui dari pihak Bulog.

Sementara itu, Amir (52) selaku kernet truk mengatakan ratusan karung beras milik Bulog tersebut rencananya akan diretribusikan ke daerah Karawang, Jawa Barat.

Ia juga menuturkan, kejadian berawal saat truk kontainer dari arah pelabuhan tanjung Priok menuju arah Kelapa Gading Jakarta Utara.

"Ya seharusnya muatan truk trailler 1000 karung atau 50 ton. Tapi diangkutnya 1100 karung atau 55 ton. Jadi berawal saat truk dari arah Pelabuhan Tanjung Priok menuju arah Kelapa Gading Jakarta Utara."

"Saat berada tikungan di jalan Yos Sudarso, tepatnya di depan Pasar Permai, seketika muatan truk miring dan tumpah pada akhirnya. Karena tikungan itu benar-benar patah ya. Karungnya pun licin, dan ambruk semua," paparnya.

Dikatakannya kembali, usai membersihkan beras berceceran dan mengevakuasi karung-karung ke truk trailler, ribuan karung beras tersebut yang akan di distribusikan ke daerah Kerawang, Jawa Barat.

Akibat insiden itu pun, pendestribusian beras ke Kerawang pun batal.

"Batal dan musti dikembalikan ke Gudang sebagai barang bukti. Ya beras kalau sudah begini, mau gak mau akan kita bawa lagi ke gudang sebagai tanda bukti. Dibatalkan dulu pendestribusiannya ke Kerawang. Harus ganti baru," tuturnya. (BAS).

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help