Prostitusi

Polisi Grebek Tempat Prostitusi Berkedok Karaoke di Bojonggede

Dari tempat karaoke rumahan itu polisi mengamankan 8 orang yakni 3 perempuan penghibur, 4 pria hidung belang

Polisi Grebek Tempat Prostitusi Berkedok Karaoke di Bojonggede
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Karaoke rumahan di Bojonggede, Bogor, yang digrebek aparat Polresta Depok, Kamis (7/1/2016) dinihari.

WARTA KOTA, DEPOK - Sebuah tempat prostitusi berkedok karaoke atau tempat bernyanyi rumahan di Kampung Pondok Manggis, RT 1/1, Bojongggede, Bogor, Jawa Barat digrebek tim buru sergap Polresta Depok, Kamis (7/1) dinihari.

Dari tempat karaoke rumahan itu polisi mengamankan 8 orang yakni 3 perempuan penghibur, 4 pria hidung belang serta seorang perempuan yakni Sopiah (43) lias Encop, yang merupakan pemilik rumah sekaligus pengelola karaoke rumahan tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Depok Komisaris Teguh Nugroho mengatakan penggerebekan dilakukan berdasarkan adanya laporan masyarakat yang resah atas kebisingan dan keramaian yang selalu terjadi setiap malam di karaoke rumahan tersebut.

Apalagi rumah yang dijadikan tempat karaoke itu berada di tengah-tengah pemukiman penduduk.

"Warga menduga rumah karaoke ini dijadikan tempat mesum. Karena itulah kami lakukan penggeledahan," katanya, Kamis (7/1).

Menurut Teguh selain mengamankan 8 orang, pihaknya juga menyita 2 dus minuman keras dari rumah karaoke itu.

"Dari laporan warga, rumah ini dijadikan tempat mabuk miras dan prostitusi. Saat kami geledah kami dapati beberapa pasangan tengah berduaan di kamar yang dijadikan lokasi karaoke, sambil meminum minuman keras," kata Teguh.

Ia mengatakan para hidung belang serta perempuan penghibur telah didata pihaknya untuk kemudian dibina. Sementara pemilik karaoke rumahan akan menjalani pemeriksaan intensif untuk melihat tindak pidana yang mungkin sudah dilakukan.

Sementara Caca (20), salah seorang perempuan penghibur yang sempat diamankan petugas membantah dirinya melakukan prostitusi di rumah karaoke itu. "Saya cuma nyanyi dan nemenin tamu minum saja. Gak ada gitu-gituan," kata Caca.

Menurut Caca, untuk menemani para tamu bernyanyi sambil minum minuman keras, dirinya bisa membawa pulang uang hingga Rp 300 Ribu dalam satu malam. "Jadi gak ada prostitusi di sini," bantah perempuan warga Pancoran Mas, Depok ini.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help