2016 Diprediksi Akan Terjadi Kekeringan dan Banjir Bandang

El Nino 2015 lalu tampaknya sedang atau bahkan sudah menandingi El Nino yang terjadi pada 1997.

2016 Diprediksi Akan Terjadi Kekeringan dan Banjir Bandang
Tribunnews.com
Hasil foto pindai satelit yang didapat oleh NASA, menampilkan temperatur air Samudera Pasifik pada 1997 (kiri) dan 2015 (kanan). 

WARTA KOTA, JAKARTA - Meski 2015 ini kekeringan sudah terbilang parah, El Nino terburuk diprediksi masih akan terjadi pada 2016.

Badan Antariksa AS (NASA) mengatakan El Nino pada 2015 lalu tak menunjukkan adanya tanda-tanda akan melemah.

Berdasarkan hasil pindai satelit yang didapat, El Nino 2015 lalu tampaknya sedang atau bahkan sudah menandingi El Nino yang terjadi pada 1997.

El Nino 1997 selama ini memegang rekor sebagai El Nino terburuk yang pernah terekam hingga kini.

Pada gambar tersebut, terlihat El Nino 1997 memuncak pada November, sedangkan El Nino 2015 baru terbilang cukup parah pada Desember.

"Ini artinya kita masih belum melihat puncak dari El Nino (2015)," kata seorang ilmuwan NASA, Josh Willis, dikutip CBS News.

El Nino 2015 yang sudah mendapat julukan "El Nino Godzilla" itu, telah menimbulkan banyak musibah yang disebabkan oleh musim yang tak beraturan.

Kekeringan dan banjir bandang menjadi hal yang paling banyak dialami oleh negara-negara di dunia ini.

NASA juga mengatakan dampak terparah dari El Nino 2016 ini akan dirasakan di AS.

(CBS News/Newsmax/Ruth Vania Christine)

Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help