Home »

News

Advertorial

Sosialisasi Program JKN di Kantor Walikota Jakarta Pusat

Walikota Jakarta Pusat Drs. Mangara Pardede, Msi mengatakan sosialisasi JKN sangat penting bagi petugas di lapangan agar pelayanan makin baik.

Sosialisasi Program JKN di Kantor Walikota Jakarta Pusat
ISTIMEWA
Program JKN Jakarta. 

WARTA KOTA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Utama Jakarta Pusat bersama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat menggelar acara Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat di Jakarta, Rabu (23/12).

Dengan tema “Melalui Gerakan Nasional Revolusi Mental, Kita Wujudkan Indonesia Yang Lebih Sehat”, acara ini diselenggarakan di Ruang Serba Guna Utama Kantor Pemerintah Administratif Jakarta Pusat, Jl. Tanah Abang I No.1.

Sekitar 100 peserta yang berasal  dari kelurahan, kecamatan, puskesmas dan tokoh-tokoh masyarakat  di wilayah Kota Adminstrasi Jakarta Pusat ikut dalam sosialisasi ini.

Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat ini secara resmi dibuka oleh Walikota Jakarta Pusat Drs. Mangara Pardede, Msi. Dalam sambutannya,  Mangara Pardede memberikan apresiasi kepada BPJS dan pihak-pihak yang terlibat dalam acara sosialisasi ini.

“Sosialisasi program JKN ini sangat penting bagi para petugas di lapangan agar bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jangan sampai ada warga masyarakat di DKI Jakarta yang sakit atau tidak terawat karena tidak memiliki biaya. Negara harus hadir bagi warga yang tidak mampu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik,” kata Mangara.

Narasumber dalam acara ini terdiri dari Kepala BPJS Cabang Jakarta Pusat, Drg. Bona Evita, AAK, Kepala Up,  Jamkesda Prov DKI Jakarta, Dr.Desma Eri, dan Kepala Suku Dinas Kesehatan Kota Jakarta Pusat, Drg. Yuditha.

Drg. Bona Evita mengatakan sosialisasi ini dilakukan dalam rangka menyebarkan informasi tentang program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat kepada masyarakat.

“Kami mengundang perwakilan dari kecamatan, kelurahan dan LKM (Lembaga Kesehatan Masyarakat) yang ada di Kota Adm Jakarta Pusat. Harapannya adalah mereka bisa meneruskan informasi tentang program ini ke masyarakat sehingga semakin banyak masyarakat yang mengetahui tentang program JKN-KIS ini, baik prosedur pelayanan, cara registrasi peserta termasuk hak dan kewajiban peserta,” papar Bona Evita.

Kepala UP Jamkesda DKI Jakarta, Dr.Desma Eri mengatakan hampir sebagian besar warga DKI Jakarta sudah menjadi peserta JKN, baik  sebagai peserta PBI atau pun Non PBI.

“Hingga 30 November 2015 sekitar 2,9 juta warga DKI Jakarta tercatat sebagai peserta JKN kategori PBI (Penerima Bantuan Iuran) yang ditanggung oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Tak hanya itu, masih ada 1,2 juta warga yang tercatat sebagai peserta JKN kategori PBI yang ditanggung pemerintah pusat melalui dana APBN. Sisanya, peserta dari jalur nonPBI,” tutur Desma.

Materi yang diberikan dalam acara sosialisasi ini cukup lengkap, mulai dari dasar hukum program JKN, kepesertaan , cara pendaftaran, syarat-syarat pendaftaran hingga petunjuk teknis untuk  mendapatkan pelayanan JKN. Para peserta antusias mendengarkan penjelasan dari para narasumber. (RON)

Editor: Advertorial
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help