Catatan Kriminalitas

Inilah Lima Kasus Kejahatan yang Belum Terpecahkan Sepanjang 2015

Tak semua kasus kejadian dengan mudah dapat diungkap. Ada juga kasus yang menemui "jalan buntu" karena teka-tekinya belum terpecahkan.

Inilah Lima Kasus Kejahatan yang Belum Terpecahkan Sepanjang 2015
Budi Sam Law Malau
Tim dari Brimob Polda Metro Jaya dan TNI AL menyusuri dan menyelami Danau Kenanga UI mencari alat bukti kasus tewasnya mahasiswa UI Akseyna Ahad Dori (18), Senin (5/10/2015). Dari dasar danau, petugas menemukam drum besi besar warna biru. Tidak jelas apakah temuan ini berguna untuk pengungkapan kasus tewasnya Akseyna atau tidak. 

WARTA KOTA, JAKARTA - Tak semua kasus kejadian dengan mudah dapat diungkap. Ada juga kasus yang menemui "jalan buntu" karena teka-tekinya belum terpecahkan.

Di penghujung tahun ini, mari kita menengok lima kasus yang masih menyisakan misteri hingga kini. Berikut lima kasus tersebut:

1. Kematian Akseyna

Kamis 26 Maret 2015, masyarakat Universitas Indonesia digemparkan dengan penemuan sosok mayat mengambang di Danau Kenanga kampus negeri tersebut. Terungkap bahwa ia adalah Akseyna Ahad Dori (18), mahasiswa UI.

Mulanya, pemuda yang cukup cerdas ini dikira mengakhiri hidup dengan bunuh diri, bahkan polisi pun sempat menyatakan demikian.

Belakangan, pernyataan itu diralat. Setelah visum dan otopsi mendalam, ada tanda penganiayaan di tubuh Aksyena. Lebam di kepala, bibir, dan telinga Akseyna dicurigai sebagai indikasi ia sempat dianiaya.

Kejanggalan lain ada di surat wasiat korban yang menurut pakar tulisan bahwa itu berbeda dengan milik korban. Polisi pun mengarahkan penyelidikan untuk mencari tersangkanya.

Berbagai petunjuk datang, mulai dari munculnya akun twitter anonim yang berseru akan membalas kematian Aksyena, alibi saksi yang janggal, dan petunjuk dari barang pribadi korban.

Tetapi petunjuk kematian anak seorang Kolonel TNI itu tetap menjadi PR yang membingungkan bagi aparat penegak hukum. Kematian Aksyena bukan "kematian" biasa.

2. Penculikan bocah di PGC

Halaman
1234
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help