Banyak Tim Khusus Penagihan Pajak di Jakarta Tersangkut Korupsi

Tim-tim khusus penagihan pajak bentukan Dinas Pendapatan Daerah DKI Jakarta sudah kerap kali korupsi.

Banyak Tim Khusus Penagihan Pajak di Jakarta Tersangkut Korupsi
Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw
Ketiga pegawai pajak yang korupsi, dihadapkan kepada wartawan saat jumpa pers di Polda Metro Jaya, Kamis (17/12/2015) siang 

WARTA KOTA, SEMANGGI - Tim-tim khusus penagihan pajak bentukan Dinas Pendapatan Daerah DKI Jakarta sudah kerap kali korupsi.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Mujiyono, mengatakan, penangkapan 3 anggota tim khusus penagihan pajak hotel Dispenda DKI Jakarta pada Jumat (11/12) merupakan yang kedua kalinya.

Tiga anggota tim ini sudah ditetapkan tersangka dan ditahan oleh Polda Metro Jaya.

"Kalau tim ini beraksi sejak tahun 2012," kata Mujiyono kepada wartawan, termasuk Wartakotalive.com saat jumpa pers di Polda Metro Jaya, Kamis (17/12).

Sebelumnya, kata Mujiyono, pihaknya juga pernah meringkus tim khusus wajib penagihan yang sudah beraksi sejak tahun 2009.

"Jadi ini bukan yang pertama kali," kata Mujiyono.

Mujiyono menjelaskan, Dispenda DKI Jakarta memang banyak membentuk tim khusus penagihan pajak.

Masing-masing tim memiliki tugas penagihan pajak yang berbeda-beda.

Ada yang khusus menagih pajak hotel, tempat hiburan, dan lainnya.

Tim khusus ini bertugas melakukan taksiran berdasarkan omzet suatu usaha atau lainnya tergantung objek pajaknya.

Selanjutnya anggota tim memberikan hasil penilaian kepada wajib pajak.

Setelah itu barulah diterbitkan Surat ‎Ketetapan Pajak Daerah (SKPD).

Namun, ternyata tim khusus ini kerap meninggikan nilai taksiran, sehingga jumlah pajak yang mesti dibayarkan jadi terlampau besar.

Setelah itu, barulah‎ tim khusus menawarkan jasa menurunkan taksiran agar jumlah pajak yang dibayarkan lebih rendah.

Namun, dengan komisi yang mesti dibayarkan ke tim khusus.(ote)

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved