Puluhan Insulin Bekas Pakai Narkoba Ditemukan di Johar Baru

Petugas Dinas Sosial menemukan puluhan insulin bekas pakai narkoba di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat.

Puluhan Insulin Bekas Pakai Narkoba Ditemukan di Johar Baru
Petugas Dinas Sosial DKI memungut bekas suntikan insulin yang diduga habis dipakai seseorang untuk mengonsumsi narkoba di Johar Baru, Jakarta Pusat.

WARTA KOTA, JOHARBARU-Peredaran narkoba di wilayah Johar Baru, Jakarta Pusat sepertinya masih mengkhawatirkan. Pasalnya, belum lama ditemui sejumlah remaja yang sedang asyik mengonsumsi ganja pada Senin (23/11).

Petugas Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Dinas Sosial DKI Jakarta menemukan puluhan insulin bekas pakai narkoba di simpang Galur, Jalan Letjen Suprapto Raya, Johar Baru, Jakarta Pusat pada Rabu (9/12) siang. Para petugas mengaku heran dengan keberadaan sampah yang berada di tengah taman kolong flyover Galur.

Curiga dengan keberadaan sampah tersebut, petugas pun mencoba mendekati ceceran sampah bekas makanan dan kemasan minuman yang tidak wajar. Rasa penasaran petugas pun terbayar, puluhan insulin ditemukan tercecer di lantai taman.

"Biasanya nggak ada sampah di situ, makanya kita coba lihat. Pas kita deketin, ternyata banyak suntikan (insulin-red)," ungkap Suyanto, Kepala Regu P3S Dinas Sosial DKI Jakarta, Rabu (9/12).

Mendapati hal tersebut, dirinya pun mencoba mengambil satu buah insulin untuk mengamati lebih dekat. Secara hati-hati, dirinya pun memisahkan jarum suntik dengan tabung insulin.
Dalam pengamatannya, Insulin berwarna bening tersebut terlihat seperti dalam kondisi baru dan bersih pada sisi luarnya. Namun, pada bagian dalam tabung, terlihat kerak dan bekas cairan kecoklatan, cairan tersebut diduganya merupakan sisa darah yang mengering.

"Kayaknya emang bekas orang ngetep (pakai putau-red), soalnya ada kerak-bekas darah. Semuanya langsung saya kumpulin ke plastik, takutnya ada penyakit-kena orang, apalagi dimainin sama anak-anak," ungkapnya.

Usai dikumpulkan dan dibuang ke dalam tempat sampah yang berada di sisi taman, dirinya pun mengimbau kepada para anggotanya untuk melakukan penjagaan. Karena menurutnya, besar kemungkinan jika puluhan insulin tersebut sengaja dibuang oleh pengguna narkoba dari suatu tempat.

"Kalau pakai di situ sih nggak mungkin, soalnya tempatnya kebuka. Jadi memang ada orang yang sengaja buang di situ. Makanya saya bilang ke anggota untuk siagain penjagaan," tutupnya.

Menanggapi hal tersebut, Kasudin Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati mengungkapkan, petugas P3S yang bertugas di lapangan memang kerap menemui beragam peristiwa mulai dari kecelakaan, pencurian hingga penemuan bekas narkoba seperti yang dialami oleh regu P3S Galur.
Namun, sesuai fungsi pokok kerja, petugas P3S hanya berkewajiban untuk menyelamatkan korban hingga rumah sakit ataupun membuang bekas narkoba agar tidak membahayakan masyarakat.

"Tapi prosedur bisa berubah kalau dirasa ada peristiwa yang urgent (mendadak-red), misalnya ada peristiwa kejahatan," jelasnya.

Sementara, terkait temuan tersebut, pihaknya akan mencoba berkoordinasi dengan pihak Kepolisian. Karena diketahui tidak hanya sekali ditemukan, peristiwa serupa pun diketahui pernah dilaporkan beberapa kali sepanjang tahun 2015.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help