Home »

News

» Jakarta

Tembok dan Lahan Parkir Tendean Square Longsor, Seharusnya, Tembok Tidak di Turap Kali

Hal ini terjadi karena pengerjaan pengerukan dari Suku Dinas Tata Air Jakarta Selatan.

Tembok dan Lahan Parkir Tendean Square Longsor, Seharusnya, Tembok Tidak di Turap Kali
Warta Kota/Bintang Pradewo
Tembok serta beberapa lahan di Tendean Square, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (2/11/2015), terkena musibah longsor. 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU -- Tembok serta beberapa lahan di Tendean Square, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (2/11/2015) terkena musibah longsor.

Hal ini terjadi karena pengerjaan pengerukan dari Suku Dinas Tata Air Jakarta Selatan, yang tidak merata.

Pasalnya, dalam normalisasi dengan sebuah alat berat berwarna kuning hanya fokus di Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIK) Interstudi, Tendean, Pela Mampang, Jakarta Selatan. Pengerukan itu sudah dilakukan sejak dua bulan lalu.

Jadi ketika musim hujan atau air tinggi, tanah di bawah Tendean Square menjadi terkikis. Alhasil, tembok setinggi 2 meter yang berada di atas turap Kali Krukut menjadi roboh.

"Ini sudah sekitar seminggu lalu longsornya karena pengikisan air Kali Krukut," kata Aris (40) salah seorang pekerja di Tendean Square.

Bukan hanya tembok yang roboh, sebagian lahan parkir untuk motor di Tendean Square juga ikut longsor. Hingga saat ini belum ada pekerjaan yang dilakukan oleh Suku Dinas Tata Air Jakarta Selatan.

"Pas longsor ada tiga motor yang nyemplung, tapi bisa diselamatkan sih untungnya. Rencananya minggu ini Sudin Tata Air Jakarta Selatan akan memperbaikinya," ucapnya.

Sedangkan pemandangan berbeda di Kampus Interstudi. Beberapa bangunan yang sudah dibebaskan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk pelebaran Kali Krukut sudah dihancurkan. Aktifitas belajar mengajar di kampus tersebut menjadi sedikit terganggu.

"Kemarin pas pengerjaan pembongkaran bangunan sempat ganggu jam kuliah. Karena berisik banget dari alat berat yang menghancurkan bangunan," ucap salah seorang mahasiswa yang tidak ingin disebutkan namanya itu.

Minggu Ini Dikerjakan

Dihubungi secara terpisah, Kepala Seksi Pemeliharaan dan Penanggulangan Banjir Suku Dinas Tata Air Jakarta Selatan, Suyadi Sastro mengatakan akan segera memperbaiki kerusakan akibat longsornya tanah itu. Menurutnya, longsor itu karena air di Kali Krukut memiliki daya rusak yang cukuop tinggi.

"Nanti akan segera kami betulin yang rusak. Itu karena air di kali yang memiliki daya rusak yang tinggi. Karena pengerusan tanah oleh air yang ada di Kali," ucapnya.

Menurutnya, seharusnya pada turap Kali Krukut tidak dibangun tembok yang besar. Pasalnya, dengan beban seperti itu tanah yang terkena air Kali akan tergerus.

"Harusnya turap kali tidak ada pagernya. Karena membebani Kali," ucapnya.

Penulis: Bintang Pradewo
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help