Koran Warta Kota

Dada Siswa SMK Bolong di Joharbaru Jakarta

Rifaldi Rafansyah Kinan alias Ipang (18), siswa kelas XI SMK Gelora Bekasi, bersimbah darah di ujung Jalan Kramat Gundul, Johar Baru, Jakpus.

Dada Siswa SMK Bolong di Joharbaru Jakarta
Wartakotalive.com/Dwi Rizki
Ipang tewas dalam tawuran di Joharbaru, Jakarta Pusat, Kamis (26/11/2015) dini hari. 

WARTA KOTA, JOHARBARU-- Rifaldi Rafansyah Kinan alias Ipang (18), siswa kelas XI SMK Gelora Bekasi, bersimbah darah di ujung Jalan Kramat Gundul, Johar Baru, tidak jauh dari Jembatan Besi, Jakarta Pusat.

Darah mengalir deras dari dada kiri yang bolong terkena peluru senapan angin dalam aksi tawuran antarwarga di Johar Baru, Jakarta Pusat, Kamis (26/11) dini hari.

H Safari Muhsir (52), ayah kandung korban mengaku terkejut ketika diberitahu anaknya yang beberapa belas menit sebelumnya berpamitan mau membeli snar gitar itu ditemukan warga terkulai tak sadarkan diri.

Ketika Safari mendatangi lokasi tempat anaknya tersungkur, dia hanya menemukan ceceran darah karena sang anak sudah dibawa ke rumah sakit.

"Saya menyusul ke rumah sakit ternyata anak saya sudah tiada," ucap Safari lirih.

Di RSCM, Safari diberitahu petugas kamar mayat bahwa penyebab Ipang tewas lantaran peluru tajam yang mengenai dada sebelah kiri kemudian menembus ke jantung.

"Petugas rumah sakit memperlihatkan proyektilnya, tajam dan lancip, segede gini lah (menunjukkan ujung jari kelingking)," ungkap Safari di RSCM, Jakarta Pusat, Kamis (26/11).

Safari menambahkan, informasi yang ia peroleh dari dokter, peluru tajam itu dari paru-paru menembus ke jantung anak ketiga dari empat bersaudara tersebut.

Kematian Ipang meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Apalagi Ipang merupakan korban salah sasaran.

Menurut Safari, sebelum kejadian anaknya berpamitan mau membeli snar gitar ke warung.

Halaman
123
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved