Kebakaran

Kaget Lihat Kebakaran, Jantung Seorang Warga Berhenti Berdetak

Seorang pria diketahui tewas karena jantungnya berhenti berdetak, saat mengetahui rumah tinggalnya ludes dilahap si jago merah.

Kaget Lihat Kebakaran, Jantung Seorang Warga Berhenti Berdetak
Warta Kota/Dwi Rizki
Kebakaran ini mengakibatkan jantung seorang warga berhenti berdetak dan tewas seketika. 

WARTA KOTA, TANAH ABANG -- Kebakaran yang melanda Komplek LAN Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Jumat (20/11/2015) pagi, tidak hanya menyebabkan kerugian material bagi warga, seorang pria pun diketahui tewas karena terkena serangan jantung, saat mengetahui rumah tinggalnya ludes dilahap si jago merah.

Kematian seorang warga yang diketahui bernama Sudirman itu dilaporkan Kepala Seksi Operasi Damkar Jakarta Pusat, Muchtar Zakaria.

Korban yang sudah berusia lanjut itu ditemukan petugas pemadam kebakaran tergeletak di sisi jalan saat tengah melakukan pemadaman.

Usai diperiksa dan dilakukan pertolongan pertama, Sudirman dinyatakan meninggal dunia oleh petugas.

Dirinya menduga jika kematian korban dikarenakan sakit jantung, lantaran kondisi tubuh korban tidak ada yang terluka bakar.

"Korban meninggal dunia satu orang atas nama Sudirman. Diperkirakan korban meninggal karena penyakit jantung yang dideritanya, karena tubuh korban sama sekali tidak ada luka bakar atau memar," jelasnya.

Namun, lanjutnya, guna meyakinkan penyebab pasti kematian, pihaknya membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk menjalani visum.

Selain untuk mengetahui penyebab kematian korban, laporan tersebut pun digunakan untuk melengkapi laporan Kepolisian.

Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran melanda Komplek LAN Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Jumat (20/11) pagi.

Di tengah seluruh warga yang sedang mempersiapkan aktivitasnya, si jago merah justru muncul dan melahap sebanyak 13 unit rumah warga.

Peristiwa kebakaran yang terjadi menjelang Adzan Subuh berkumandang atau sekitar pukul 04.30 WIB itu diungkapkan Kepala Seksi Operasi Damkar Jakarta Pusat, Muchtar Zakaria diketahui bermula dari korsleting listrik yang terjadi di rumah milik Bambang Supena di Komplek LAN Jalan Administrasi, RT 13/08 Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Kepulan asap yang semula terlihat pekat berubah menjadi kumpulan api yang kian membesar dan merambat ke sejumlah rumah yang berbatasan langsung dengan titik awal api.

Tidak ayal, sebanyak 13 rumah yang ditempati oleh sebanyak 20 Kepala Keluarga (KK) ludes terbakar.

"Apinya cepat membesar karena posisi rumah saling berdekatan, kami terjunkan sebanyak 21 unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api. Alhamdulillah, kurang dari satu jam, api berhasil kami jinakkan," jelasnya.

Usai melakukan pemadaman sekaligus pendinginan, pihaknya pun mendata seluruh warga yang terkena musibah kebakaran.

Walau tidak ada korban tewas terbakar dalam peristiwa tersebut, kerugian yang ditanggung warga diperkirakan mencapai lebih dari Rp 500 juta.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved